Home »

Solo

Ramadan 2018

Bulan Ramadan, Satpol PP Solo Tingkatkan Pengawasan Praktik Prostitusi

Seperti yang terjadi pada tahun 2017, sedikitnya ada 3 hotel yang telah diberi sanksi karena menjadi lokasi untuk kegiatan macam itu

Bulan Ramadan, Satpol PP Solo Tingkatkan Pengawasan Praktik Prostitusi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Selama bulan Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo, meningkatkan pengawasan terhadap praktik prostitusi.

Hal itu dilakukan untuk menjaga kenyamanan warga menunaikan ibadah puasa.

Kepala Bidang Penegakan Perda, Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan, mengatakan, pengwasan sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 3 Tahun 2006.

Yakni tentang Penanggulangan Eksploitasi Seksual Komersial, aturan tersebut memiliki tujuan penanggulangan seperti mencegah, membatasi, mengurangi adanya kegiatan eksploitasi seksual komersial, melindungi dan merehabilitasi korban kegiatan eksploitasi seksual komersial, menindak dan memberikan sanksi kepada pelaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca: 3 Bulan Kabur, Perampok Bersenjata Api Diringkus Polres Sragen

Lalu merehabilitasi pelaku agar kembali menjadi manusia yang baik sesuai dengan norma agama, kesusilaan dan hukum.

"Aturannya sudah jelas, ini akan kita perketat saat bulan suci Ramadan," ujarnya kepada TribunSolo.com, Kamis (17/5/2018) siang.

Dia menjelaskan, penanggulangan kegiatan eksploitasi seks diperketat lantaran kegiatan terselubung seperti itu masih sulit untuk dikendalikan.

Seperti yang terjadi pada tahun 2017, sedikitnya ada 3 hotel yang telah diberi sanksi karena menjadi lokasi untuk kegiatan macam itu.

Baca: Cara DJ Butterfly Masak untuk Buka Puasanya Jadi Sorotan, Anak Kost Banget

"Semuanya bisa dikenakan sanksi, baik pengguna jasa, penyedia jasa, maupun penyedia sarana (lokasi) yang melakukan pembiaran," jelas Arif.

Pihaknya enggan kejadian yang pernah terjadi akan terulang kembali.

Selain itu, sejumlah kawasan telah disasar oleh para ormas.

"Kita terus sosialisasikan hal ini, termasuk secara rutin menggelar razia dengan pihak berwajib," pungkasnya. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help