Jadi Tersangka, Bupati Bengkulu Selatan Tak Menyangka Bakal Berurusan dengan KPK

Politikus Partai Perindo itu tidak menjelaskan kaitan dirinya dengan uang yang diberikan Juhari, kontraktor di Bengkulu Selatan.

Jadi Tersangka, Bupati Bengkulu Selatan Tak Menyangka Bakal Berurusan dengan KPK
KOMPAS.COM/ANTARA FOTO/David Muharmansyah
Petugas kepolisian menggiring Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud (tengah), yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) saat tiba di Polda Bengkulu, Bengkulu, Selasa (15/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA  - Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, mengaku tidak menyangka bakal berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Hal itu dikatakan Dirwan sebelum menaiki mobil tahanan KPK, Rabu (16/5/2018) malam.

"Intinya ini tragedi buat saya," ujar Dirwan, dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com.

"Saya tidak bisa katakan dan saya enggak sangka akan terjadi seperti ini," kata dia.

Baca: KPK OTT di Bengkulu, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud Bantah Terima Suap

Politikus Partai Perindo itu tidak menjawab saat ditanya perihal kasus yang menjeratnya.

Ia juga tidak menjelaskan kaitan dirinya dengan uang yang diberikan Juhari, kontraktor di Bengkulu Selatan.

Mahmud Dirwan hanya mengatakan bahwa dirinya akan mengikuti proses hukum di KPK.

Untuk saat ini, Dirwan mengatakan belum sempat berkoordinasi dengan partainya, termasuk soal bantuan hukum.

Baca: Bupati Bengkulu Selatan Jadi Tersangka Suap, Kemendagri Siapkan Pelaksana Tugas Pengganti

"Biar bagaimana pun kami lihat prosesnya sekarang, saya tidak mengerti," kata Dirwan.

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya, Dirwan ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menerima suap sebesar Rp 98 juta dari Juhari.

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help