Persib Bandung Mainikan #Bobotwit usai Persija Jakarta Gagal di Piala AFC

Persija Jakarta harus kalah dengan agregat skor 3-6. Pada pertandingan kedua, sejatinya Persija memiliki peluang besar.

Persib Bandung Mainikan #Bobotwit usai Persija Jakarta Gagal di Piala AFC
Tribunnews/JEPRIMA
Ekspresi Pemain Persija Jakarta Marko Simic saat pertandingan lanjutan piala AFC 2018 melawan Home United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018). Persija dipermalukan dikandang sendiri dengan skor akhir 1-3 oleh Home United. 

TRIBUNSOLO.COM - Persija Jakarta gagal melaju ke babak final Zona ASEAN Piala AFC 2018.

Klub berjulukan Macan Kemayoran kandas karena perlawanan wakil Singapura, Home United.

Persija Jakarta harus kalah dengan agregat skor 3-6. Pada pertandingan kedua, sejatinya Persija memiliki peluang besar.

Namun Ismed Sofyan dkk justru tampil loyo hingga takluk di hadapan The Jakmania. Bahkan pada laga tersebut, tim rival Persija, Persib Bandung, pun seolah memberi sorotan.

Baca: Trailer Film Bohemian Rhapsody Dirilis, Bakal Tayang November 2018

Ya, melalui akun Twitter resminya, Persib mengeluarkan permainan bertajuk #Bobotwit.

Hal itu diluncurkan saat Persija tengah melakoni partai kontra Home United. Bahkan ada satu cuitan dari akun resmi Persib yang memunculkan kontroversi.

Cuitan tersebut berupa retweet-an dari kalimat yang sempat diunggah pemain asal Italia, Mario Balotelli.

Balotelli menuliskan, "Karma adalah pembunuh yang adil”.

Baca: Rubah Beku Hingga Kerangka Manusia 4ribu Tahun, Ini 5 Hal Mengerikan yang Ditemukan dalam Es Membeku

Sementara cuitan Balotelli sejatinya telah muncul sejak 23 Maret 2014 lalu.

Saat itu pula, retweet-an Persib atas cuitan Balotelli pun mendapat banyak reaksi.

Namun tak terlihat dengan jelas, apakah cuitan tersebut berupa sindiran pada Persija atau benar-benar sebuah tweet percontohan. (Hasiolan Eko P Gultom)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Persija Jakarta Gagal di Piala AFC, Persib Bandung Main #Bobotwit"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help