Wakapolri Sebut Terduga Teroris di Tarakan Masih Kategori Pemula

Dalam penangkapan tersebut, kata Syafruddin, Densus 88 juga mengamankan sejumlah barang bukti, kecuali bom

Wakapolri Sebut Terduga Teroris di Tarakan Masih Kategori Pemula
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Syafruddin ketika ditemui di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (3/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Densus 88 menangkap seorang terduga teroris di Kota Tarakan, Kamis (17/5/2018) pukul 01.00 WIB.

Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin menyebut terduga teroris tersebut merupakan pemain baru di dunia terorisme.

"Itu pemula, pemula-pemula," ujar Syafruddin di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Syafruddin pun menganggap terduga teroris tersebut tidak terlalu berbahaya.

Baca: Bulan Ramadan, Satpol PP Solo Tingkatkan Pengawasan Praktik Prostitusi

"Enggak terlalu danger (bahaya)"

"Makanya ini jangan terlalu dibesar-besarkan," ujar Syafruddin.

Dalam penangkapan tersebut, kata Syafruddin, Densus 88 juga mengamankan sejumlah barang bukti, kecuali bom.

"Pisau dan pistol rakitan"

"Enggak ada bom," ujar Syafruddin.

Baca: 3 Bulan Kabur, Perampok Bersenjata Api Diringkus Polres Sragen

Sebelumnya, Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol Indrajit mengatakan, penangkapan itu sebagai respons kepolisian untuk menenangkan masyarakat akibat beredarnya video rencana aksi teror oleh seseorang yang diduga teroris di Kota Tarakan.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help