Home »

Solo

Ketua Komisi I DPR RI Tegaskan Monumen Pers Nasional di Solo Harus Direvitalisasi

Ia menyebut pengunjung mau parkir saja susah karena keterbatasan lahan parkir. Lalu ruang untuk wartawan sempit dan di pojok dekat kamar mandi.

Ketua Komisi I DPR RI Tegaskan Monumen Pers Nasional di Solo Harus Direvitalisasi
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis, mengunjungi Monumen Pers Nasional (MPN) di Jalan Gajah Mada 59 Surakarta, Kamis (17/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Al Masyhari, prihatin dengan kondisi Monumen Pers Nasional (MPN) karena dinilainya belum mencerminkan museum sekelas kelas nasional.

Padahal, monumen pers ini menyimpan cerita dan benda-benda bersejarah tentang perjalanan pers Indonesia dari zaman ke zaman.

Termasuk, menyimpan koleksi-koleksi pers dari berbagai media di Tanah Air.

Karena tulah, Abdul Kharis mendesak agar Monumen Pers Nasional (MPN) direvitalisasi.

Baca: Pemancar Radio SRV Kambing, Ikon Koleksi Monumen Pers Nasional Solo

“Koleksinya bagus tapi bangunan dan fasilitasnya kurang memadai,” ujar Abdul Kharis saat mengunjungi Monumen Pers Nasional (MPN) di Jalan Gajah Mada 59 Surakarta,  Kamis (17/5/2018). 

"Apalagi ini menjadi satu-satunya museum pers di Indonesia yang menyimpan cerita dan benda-benda bersejarah perjalanan pers tanah air,” katanya.

Ia menyebut pengunjung mau parkir saja susah karena keterbatasan lahan parkir.

Lalu ruang untuk wartawan sempit dan di pojok dekat kamar mandi.

Baca: Merekam Saksi Bisu Jejak Pers di Monumen Pers Nasional di Solo

Banyak yang harus diperbaiki, baik fasilitas bangunan maupun fasilitas pendukung lainnya.

“Saya minta kepala monumen pers membuat usulan revitalisasi," ujarnya menegaskan.

Halaman
123
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help