Marak Aksi Teror di Sejumlah Daerah, MTA Pusat hingga Daerah Dilarang Datangkan Guru dari Luar

Ahmad Sukina menyampaikan, tindakan mengutuk keras aksi terorisme telah disuarakan kepada seluruh jemaah di setiap kantor cabang di Indonesia.

Marak Aksi Teror di Sejumlah Daerah, MTA Pusat hingga Daerah Dilarang Datangkan Guru dari Luar
SURYAOnline/Khairul Amin
Kepolisian membantu warga untuk mengosobgkan area rumah warga hingga radius 350 meter di Tambak Medokan Ayu, Rungkut Surabaya, Selasa (15/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pimpinan Majlis Tafsir Alquran (MTA) Pusat, Ahmad Sukina, menegaskan, seluruh jemaah MTA harus bersama-sama memerangi aksi terorisme.

Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk membentengi masuknya orang tak bertanggungjawab dalam organisasi MTA.

Ahmad Sukina menyampaikan, tindakan mengutuk keras aksi terorisme telah disuarakan kepada seluruh jemaah di setiap kantor cabang di Indonesia.

"(Jemaah) MTA seluruh Indonesia telah mengutuk kegiatan terorisme, kegiatan itu dilarang keras," katanya dalam jumpa pers di Kantor MTA Pusat, Solo, Jumat (18/5/2018) siang.

Baca: PKL Makanan di CFD Solo Diimbau Libur Selama Ramadan 2018

Dia juga berujar, telah memerintahkan seluruh kantor MTA untuk tak melibatkan guru dari luar MTA.

Tak hanya itu, kantor MTA juga tak merestui adanya guru yang mencoba masuk di lembaga MTA tanpa seizin dari Pimpinan MTA Pusat.

Menurutnya, hal itu dilakukan agar jemaah tak terkontaminasi ajaran-ajaran teroris yang tak sesuai ajaran Islam.

Pasalnya, ujar Ahmad Sukina, Islam bukan lah terorisme dan terorisme bukanlah Islam.

Baca: Komentari Kasus Terorisme, Pimpinan MTA Pusat: Terorisme Bukan Islam, Islam Bukan Terorisme

"Hal yang diyakini para teroris bahwa mati secara syahid itu tidak ada dalam ajaran Islam," ungkapnya.

"Jadi sekali lagi teroris bukan Islam!" tegasnya.

Dia menambahkan, teros yang terjadi di sejumlah titik di Indonesia seperti Surabaya dan Riau membuatnya ikut prihatin.

Kepada seluruh masyarakat Indonesia, pihaknya berujar agar mendukung pemberantasan terhadap terorisme sampai ke akarnya. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help