Ramadan 2018

Anak-anak di Mojokerto yang Nekat Nyalakan Petasan Diganjar Mengaji 1 Juz

Pelaku akan diberikan sanksi atau hukuman untuk pembelajaran supaya tidak mengulangi perbuatannya.

Anak-anak di Mojokerto yang Nekat Nyalakan Petasan Diganjar Mengaji 1 Juz
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
petasan 

TRIBUNSOLO.COM - Suara ledakan petasan terdengar melengking keras di sekitar jalan raya Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (20/5/2018) siang.

Bunyi petasan di siang bolong itu sangat mendadak, begitu menyita perhatian.

Sekelompok bocah-bocah bandel yang menyalakan petasan tersebut lari tunggang-langgang melarikan diri usai petasan meledak.

Mereka lalu masuk ke dalam gang.

Masih tampak sedikit asap putih bekas mercon yang juga ada robekan kertas-kertas putih berukuran kecil di bawahnya.

Baca: Saat Antar Makanan, Driver Ojol Tiba-tiba Masuk ke Kamar Kos Cewek, Ternyata Ini yang Dilakukan

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Mojokerto Hatta Amrullah menjelaskan berdasarkan surat edaran Wali Kota Mojokerto pada poin 7 menyebutkan dilarang membuat, membawa, memperdagangkan atau menyalakan segala jenis dan bentuk petasan atau mercon serta kembang api letusan sesuai peraturan daerah dan UU berlaku.

"Ada edaran Wali Kota ada hal larangan menyalakan petasan atau mercon selama bulan Ramadan," tuturnya kepada Surya, Minggu (20/5/2018).

Menurut Hatta, pihaknya tidak akan membiarkan anak-anak menyalakan petasan di jalanan.

Dia akan menindak tegas siapapun orangnya yang menyalakan petasan sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat.

"Ketika ditemukan pelanggaran soal petasan pada saat keliling patroli maupun aduan masyarakat terkait petasan akan segera kami tindak lanjuti di lapangan," ujarnya.

Baca: Selamat! Pemeran Film Dilan 1990, Iqbaal Ramadhan Telah Lulus SMA di United World Colleges AS

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved