Ramadan 2018

Apakah Kentut di Dalam Air Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Benar atau tidak? Pertanyaan seperti ini biasa diajukan oleh orang-orang yang gemar melakukan olahraga renang saat Ramadan.

Apakah Kentut di Dalam Air Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi kentut. 

TRIBUNSOLO.COM -- Umat Muslim saat ini tengah berbahagia menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Namun, hendaknya Umat Muslim kembali mempelajari hal-hal apa saja yang bisa membatalkan puasa berikut penjelasannya.

Nah, dari kecil, biasanya kita dianjurkan saat berpuasa tidak melakukan aktivitas seperti buang angin di dalam air.

Banyak yang menyangka, hal tersebut bisa membatalkan puasa.

Benar atau tidak? Pertanyaan seperti ini biasa diajukan oleh orang-orang yang gemar melakukan olahraga renang saat Ramadan.

Terkait hal tersebut, Ust. Ahmad Rosyidi. EM.S, S.Pd.I, menuturkan tentang perkara tersebut seperti dikutip dari situs madinatuliman.com:

"Menyelam di kolam ketika puasa tidak apa-apa (boleh), dengan catatan air tidak masuk kedalam tubuh, aman dari masuknya air," ujarnya.

Sementara itu, Imam Nawawi rahimahullah didalam kitabnya Al-Majmu’ syarh al-Muhadzdzab mengatakan:

“Boleh bagi orang yang berpuasa menyiramkan air (ketubuhnya) dan menyelam didalam air (berendam didalam air), berdasarkan riwayat Abu Bakar bin Abdirrahman bin Al-Harits bin Hisyam, ia berkata : “menceritakan kepadaku orang yang menyaksikan Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Sallam pada musim kemarau menyiramkan (membasuh) kepalanya dengan air karena cuaca yang sangat panas dan dahaga sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa”. Juga boleh memakai celak mata berdasarkan riwayat dari Anas “sesungguhnya ia memakai celak sedangkan ia berpuasa” dan karena mata bukanlah lubang tembus, maka tidak batal puasanya dengan sesuatu yang masuk kedalamnya.”

Sementara itu banyak yang beranggapan jika kentut di dalam air bisa membatalkan puasa karena memungkinkan air masuk ke dalam tubuh.

Pada intinya, kentut di dalam air (kolam), itu menurut Ahmad Rosyidi membatalkan puasa.

Sebab berkaitan dengan ihtiyath (kehati-hatian).

Sedangkan dalam al-Fatawa Al-Hindiyah fiy Madzhab al-Imam A’dham Abu Hanifah (madzhab Hanafiy) disebutkan bahwa kentut didalam air hukumnya makruh bagi orang yang berpuasa.

Tetapi, lebih bagus adalah lebih hati-hati agar puasa Umat Muslim benar-benar terpelihara.(*)

Penulis: Hanang Yuwono
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved