Batam Bakal Jadi Pusat Ekspor 'Base Oil' Pertamina

Hal ini dilakukan seiring upaya pertamina mewujudkan visinya menjadi perusahaan pelumas kelas dunia di bidang ekspor Base Oil (LBO) Brightstock 150

Batam Bakal Jadi Pusat Ekspor 'Base Oil' Pertamina
KOMPAS.COM/ HADI MAULANA
Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Afandi didampingi para tamu undangan membuka kran secara simbolis dimulainya ekspor pertama Base Oil dari Port Kabil Batam. Kedepan Port Kabil dijadikan sebagai pusat eksport Base Oil terbesar di Indonesia bahkan Dunia oleh pertamina. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola kegiatan produksi dan pengelolahan pelumas, grease, specialties product dan base oil menjadikan Port Kabil Batam sebagai Hub Lunch atau pusat Ekspor terbesar Base Oil di Indonesia, bahkan Internasional.

Hal ini dilakukan seiring upaya pertamina dalam mewujudkan visinya untuk menjadi perusahaan pelumas kelas dunia di bidang ekspor Base Oil (LBO) Brightstock 150 (BS) keseluruh Dunia.

"Dalam ekspor perdana Lube Base Oil yang dilakukan melalui TBBM Kabil (Kawasan Bilateral) Batam dengan jumlahnya lebih dari 6,000 MT LBO BS 150 kepada PT Petro China International (H.K) Co., Ltd, menandakan keseriusan pertamina untuk menjadi perusahaan pelumas kelas dunia," kata Afandi, Dirut Pertamina Lubricants, Jumat (26/5/2018).

Afandi mengatakan pihaknya siap mengoptimalkan kemampuannya untuk bersaing di pasar internasional khususnya di Asia.

Baca: Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Partai Final Liga Champions Real Madrid vs Liverpool

Pengiriman ekspor LBO BS150 sebelumnya di lakukan dari Refinery (RU) IV Cilacap sebelum ditentukan di TBBM Kabil, Batam.

"Dikarenakan Port Kabil Batam memiliki kapasitas penyimpanan stok yang lebih besar, port restriction yang lebih customer-friendly, yang mampu melakukan ekspor dengan bulk atau vessel dan mampu mengakomodir spek Kapal yang lebih besar seperti Kapal jenis Ocean Going dan Mother Vessel"

"Makanya Batam dijadikan pusat ekspor terbesar di dunia," ungkap Afandi.

Banyak keuntungan dari aktivitas trading LBO PT Pertamina Lubricants di Batam, seperti menambahkan volume perdagangan ekspor melalui Batam, meningkatkan traffic kapal tanker di perairan Batam dan memaksimalkan infrastruktur di Batam serta dapat memobilisasi Anak Perusahaan Pertamina Lainnya dan bisnis-bisnis lokal di Batam.

Baca: Solo Akan Miliki Sekolah Khusus Olahraga Difabel Pertama di Indonesia

Pertamina Lubricants berkomitmen dan berupaya untuk merealisasikan visi bisnisnya di semua lini, termasuk meningkatkan kapasitas perdagangan LBO di pasar regional dan internasional.

Ke depannya, Pertamina Lubricants akan terus memaksimalkan penjualan dan ekspor melalui TBBM kabil ini, diantaranya penjualan melalui flexy bag, partai kecil (retail), dan IBC hasil blending dan hasil trading, hal ini sesuai dengan strategi yang dimiliki oleh divisi overseas PT Pertamina Lubricats yaitu LBO Kabil 5.0.

"Ekspor perdana ini menandakan komitmen kami dalam pengelolahan Lube Base Oil ke pasar internasional dengan skala dan volume yang lebih besar serta jarak yang lebih jauh namun dengan biaya yang menjadi lebih efisien sehingga bisa lebih kompetitif di pasar ekspor," jelasnya.

Lebih jauh Afandi mengatakan Kabil Batam secara geografis mendekatkan Pertamina dengan negara-negara tujuan eskpor, seperti di Asia Tenggara, China, Timur Tengah, Eropa dan Australia.

Baca: Favehotel Solo Baru Bagikan 500 Takjil Beserta Nasi kepada Pengemudi Gojek

"Kami akan terus melakukan penjajakan untuk melakukan ekspor dari TBBM Kabil Batam ke berbagai konsumen kami di berbagai region di dunia," kata Afandi.

Saat ini PT Pertamina Lubricants bisnisnya sudah menjangkau 17 negara di dunia, bahkan saat ini sudah memikliki satu anak perusahaan di Thailand dan selanjutnya juga bakal ada di Australia dan sejumlah negara lainnya. (Kompas.com/Hadi Maulana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pertamina Jadikan Batam sebagai Pusat Ekspor "Base Oil"  

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help