Kepala Disdanakerkop Karanganyar Ingatkan Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7

Posko dibuka untuk menampung aduan karyawan apabila ditemukan pelanggaran dalam pemberian hak mereka tersebut.

Kepala Disdanakerkop Karanganyar Ingatkan Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Kepala Disdanakerkop Kabupaten Karanganyar Waluyo Dwi Basuki saat ditemui TribunSolo.com di kantornya, Kamis (31/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi Dan UKM (Disdanakerkop) Kabupaten Karanganyar membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR).

Posko dibuka untuk menampung aduan karyawan apabila ditemukan pelanggaran dalam pemberian hak mereka tersebut.

Kepala Disdanakerkop, Waluyo Dwi Basuki, mengatakan THR diberikan paling lambat H-7 Lebaran.

Aturan tersebut mengacu Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 tahun 2018.

"Jika tidak diberikan, kita akan memberikan nota peringatan satu, lalu jika besok THR tidak diberikan maka akan diterbitkan nota peringatan dua," kata Waluyo saat ditemui di Kantor Disdanakerkop, Kamis (31/5/2018).

Baca: Unik dan Diklaim Pertama di Dunia, Alquran di Solo Ini Dibuat dengan Cara Dibatik

Setalah nota peringatan ketiga diturunkan dan tidak ditindaklanjuti, Dinas akan memasukkan perusahaan dalam BAP.

Waluyo mengatakan THR diberikan kepada karyawan yang sudah berkerja selama satu tahun.

Untuk karyawan yang bekerja kurang dari setahun, besaran THR dihitung proposional.

"Misalnya ada karyawan baru bekerja delapan bulan, nanti hitungannya mengacu pada delapan bulan tersebut," katanya.

Halaman
12
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved