Enggan Menyerah, Suzuki Masih Mau Jualan Swift

Sebelumnya diketahui generasi keempat Swift yang sudah meluncur global pada akhir 2016 kecil kemungkinannya sampai di pesisir Nusantara

Enggan Menyerah, Suzuki Masih Mau Jualan Swift
Maruti Suzuki
All-New Suzuki Swift versi India 

TRIBUNSOLO.COM - Walau sudah pernah bilang sulit, tapi Suzuki Indomobil Sales (SIS) ternyata belum menyerah pada Swift.

Sebelumnya diketahui generasi keempat Swift yang sudah meluncur global pada akhir 2016 kecil kemungkinannya sampai di pesisir Nusantara.

Swift generasi ketiga telah berhenti dijual di Indonesia pada Juli 2017, dipahami dari berhentinya pasokan unit ke diler berdasarkan data wholesales Gaikindo.

Posisi Swift generasi keempat dikatakan sulit masuk Indonesia sebab Suzuki punya generasi baru Baleno yang sama-sama masuk di kelas hatchback segmen B.

Baca: Luhut Binsar Panjaitan Pastikan Karyawan Garuda Sudah Sepakat Tidak Akan Mogok Kerja

SIS lebih memilih Baleno karena lebih desainnya lebih segar dan ukuran kabinnya sedikit lebih luas dari Swift.

Walau begitu, Direktur Pemasaran SIS Donny Saputra mengindikasikan pihaknya sedang mempelajari kemungkinan Swift dijual lagi di Indonesia.

Dia menyebut SIS mau menawarkan produk-produk Suzuki yang sudah punya citra kuat di Indonesia, seperti pada Karimun Wagon R, Baleno, dan Jimny.

“Swift untuk saat ini kami belum bisa berkata banyak untuk karena kami sudah menghadirkan Baleno"

Baca: Pemerintah Bersama DPR RI Kaji Kebijakan untuk Honorer yang Tak Lulus Tes CPNS

"Kalau pun kami menawarkan Swift baru harus dengan penawaran yang berbeda, tidak bisa hanya Swift seperti biasa"

"Apakah nanti bentuknya dengan teknologi tinggi atau bagaimana,” kata Donny.

Donny menjelaskan studi tentang itu sedang berjalan.

Dia berharap Swift masih bisa dijual di Indonesia.

Mungkin saja bisa seperti Suzuki di India yang menawarkan Baleno dan Swift generasi keempat bersamaan. (Kompas.com/Febri Ardani Saragih)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suzuki Masih Mau Jualan Swift "

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help