Konsumsi BBM saat Arus Mudik Lebaran 2018 Diprediksi Meningkat, Pertamina Masifkan Layanan

Dan karena di periode mudik Lebaran 2018 ini terdapat tambahan infrastruktur jalan trans Jawa, maka diprediksi konsumsi BBM akan meningkat.

Konsumsi BBM saat Arus Mudik Lebaran 2018 Diprediksi Meningkat, Pertamina Masifkan Layanan
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Jumpa Pers Pertamina MOR IV, dalam persiapan mudik Lebaran 2018 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2018, yang diprediksi akan berlangsung pada 8-13 Juni 2018, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah (Jateng) dan DlY telah mempersiapkan layanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tempat yang rawan dengan kepadatan.

"Karena memang prediksi tingkat konsumsi massa arus mudik Lebaran 2018 akan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu," ujar Unit Manager Communication & CSR MOR Iv Jateng & DIY, Andar Titi Lestari kepada Tribunsolo.com, Kamis (7/6/2018).

Pihaknya menyampaikan berkaca dari tahun lalu, tingkat konsumsi masyarakat pemudik saat Lebaran mencapai 200 persen.

Dan karena di periode mudik Lebaran 2018 ini terdapat tambahan-tambahan infrastruktur jalan trans Jawa, maka diprediksi konsumsi BBM akan meningkat.

Baca: Pengelola Tol Solo-Kertosono Siapkan Mobil Derek di Jalur Curam Titik Kali Kenteng

Pihaknya menyampaikan pada H-5 sampai dengan H+5 ldul Fitri 2018, supply point atau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) di wilayah Jateng dan DIY akan beroperasi selama 24 Jam.

Hal tersebut sebagai antisipasi padatnya arus mudik lebaran yang menyebabkan kemacetan.

Beberapa SPBU yang berada di beberapa lokasi strategis pun akan beroperasi selama 24 jam.

”Strategi pembentukan Satgas ini juga diperkuat dengan dibentuknya 27 SPBU dan 23 SPBE kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki," tuturnya.

Baca: Besok, Pjs Bupati Karanganyar Dijadwalkan Berkunjung ke Pasar Murah di Gedung Wanita

Ditambah adanya tujuh serambi dan 25 kios kemasan Pertamax diharapkan mampu menambahkan akses kemudahan masyarakat untuk memperoleh BBM.

Motorist BBM dengan kapasitas angkut BBM hingga 30 liter, disiagakan sebanyak 200 unit yang tersebar di 160 titik.

Apabila ada kepadatan, Motorist BBM akan menembus kemacetan dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk pengondisian jalan.

"Pelayanan Motorist ini bersifat darurat dan membantu masyarakat untuk mendapatkan BBM, oleh karena itu kami menghimbau untuk mengisi tangki penuh sebelum memulai perjalanan," tutup Andar. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help