Geledah Rumah Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Ini yang Ditemukan Tim KPK

Pada saat yang sama penggeledahan dilakukan pula di Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jatim.

Geledah Rumah Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Ini yang Ditemukan Tim KPK
SURYA/DAVID YOHANES
Polisi berjaga di gerbang depan rumah Bupati Tulungagung non aktif, Syahri Mulyo, selama penggeledahan oleh tim KPK, Sabtu (9/6/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Bupati Tulungagung nonaktif, Syahri Mulyo.

Penggeledahan dilakukan Sabtu (9/6/2018) sejak pukul 09.00 WIB pagi hingga sore hari.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menyatakan, pada saat yang sama penggeledahan dilakukan pula di Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jatim. 

"Dari kedua lokasi disita dokumen-dokumen pengadaan," kata Febri, dalam pernyataannya yang dikutip TribunSolocom dari Kompas.com, Sabtu petang.

Baca: KPK Menduga Bupati Tulungagung Terima Suap Total Rp 3 Miliar dalam Tiga Kali Pemberian

Sementara itu, secara paralel dilakukan pula penggeledahan di Blitar.

Febri mengatakan, proses penggeledahan di sana dilakukan sejak pukul 08.30 WIB.

Penggeledahan dilakukan di tiga lokasi, yakni rumah pemberi, kantor pemberi, dan Kantor Pemerintah Kota Blitar.

Febri menyatakan, penggeledahan masih berlangsung.

Baca: Usai Menyerahkan Diri, Wali Kota Blitar Ditahan KPK Selama 20 Hari ke Depan

"Penggeledahan masih berlangsung, sejauh ini sejumlah dokumen-dolumen proyek diamankan," ungkap Febri.

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya, KPK menetapkan Syahri Mulyo dan Bupati B;itar, Muhammad Samanhudi Anwar, sebagai tersangka dalam dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di Tulungagung dan Blitar.

Adapun pihak pemberi adalah orang yang sama, kontraktor Susilo Prabowo. (Kompas.com/Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul KPK Geledah Rumah Bupati Tulungagung Syahri Mulyo

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help