Lagu 'Lagi Syantik' Meledak, Siti Badriah Cerita soal Masa Lalu yang Susah hingga Asal Usul Namanya

Di masa lalunya, Siti Badriah ungkap pernah makan nasi garam hingga alasannya pakai nama asli untuk berkarier sebagai artis.

Lagu 'Lagi Syantik' Meledak, Siti Badriah Cerita soal Masa Lalu yang Susah hingga Asal Usul Namanya
INSTAGRAM
Siti Badriah 

TRIBUNSOLO.COM -- Nama pedangdut Siti Badriah belakangan semakin melejit, seiring lagunya yang berjudul 'Lagi Syantik' meledak di pasaran.

Tercatat di media sosial YouTube, lagu tersebut sudah disaksikan sebanyak hingga 95 juta kali oleh warganet (hingga berita ini diturunkan).

Meledaknya lagu 'Lagi Syantik' semakin menguatkan eksistensi Siti Badriah di blantika musik dangdut Tanah Air.

Seperti diketahui, sebelumnya Siti Badriah sukses menelurkan sejumlah single.

Sebut saja "Berondong Tua" (2013), "Bara Bere" (2014) , "Terong Dicabein" (2014), "Suamiku Kawin Lagi"' (2015), "Senandung Cinta" (2016), hingga "Harapan Cinta" (2017).

Dengan suksesnya karya Siti Badriah tersebut, tak heran kini ia bisa hidup berkecukupan hingga membeli aneka barang mewah.

Tapi seperti sejumlah artis lainnya, Siti Badriah juga harus melalui jalan terjal untuk menjadi artis.

Dilansir TribunSolo.com dari INRadio Tenggarong 99 FM, Siti awalnya tak menyukai musik dangdut.

Cita-cita awalnya malah menjadi dokter gigi.

Cintanya pada musik dangdut dimulai ketika sang ayah yang pemain musik dangdut tiap minggu menggelar latihan bersama teman-temannya di rumah.

"Lama-kelamaan Siti pengin nyanyi dangdut juga,” ujar Siti.

Siti tak mau melawan takdir, sebab menurutnya musik dangdut sudah mendarah daging di lingkungan keluarganya.

Seiring cinta pada musik dangdut terus tumbuh, Siti memutuskan untuk semakin menggetoli musik genre ini.

Tetapi cobaan datang, ketika ia sedang cinta dengan musik dangdut, bapaknya justru melarangnya.

“Siti sempat mau ikut orkes keliling bapak, tapi bapak melarang. Kata dia, lebih baik Siti melanjutkan cita-cita jadi dokter gigi,” ceritanya.

Bapaknya baru mengizinkan ketika Siti jatuh sakit.

Ketika itu ia masih kelas 2 SD, badannya panas.

Sudah berobat kemana-mana, tetapi tidak manjur.

Alhasil sang ayah mengizinkan Siti menyanyi dan beberapa saat kemudian ia ikut bapak manggung dengan menyanyikan lagu Wakuncar.

Tercatat, Siti menerima honor pertama kali pada saat duduk di bangku kelas 5 SD.

Pernah Ditipu hingga Hidup Susah

Siti Badriah pernah merasakan getirnya kehidupan.

Ada momen ketika ia kena tipu ratusan juta rupiah di awal kariernya.

Keluarga sampai jual sawah untuk memenuhi impian Siti Badriah.

Tapi bapaknya selalu mengajarkan kesabaran dan ketagaran, demikian dikatakan oleh Siti.

"Untuk mencapai sukses memang harus kena tipu dulu. Bapak selalu mengajarkan kepada Siti kalau mengalami hal buruk itu untuk jadi lebih baik,” katanya mengingat pesan bapak.

Lantaran jadi korban tipu dengan jumlah uang tak sedikit, Siti Badriah dan keluarganya harus merasakan guncangan ekonomi.

Sang ayah jatuh sakit hingga hanya bisa makan pakai garam dan bawang.

Ia dan anggota keluarganya lain pun ikut-ikutan makan pakai garam.

Tuhan Maha Adil, pada 2007 ia dikontrak oleh label indie dan mengorbitkannya menjadi artis dangdut.

Dari sinilah karier Siti Badriah dimulai.

Asal Usul Nama Siti Badriah

Tak seperti kebanyakan pedangdut lain yang menggunakan nama panggung untuk berkarier.

Siti justru memilih nama aslinya.

Ia bahkan tak malu menceritakan asal-usul namanya.

Kata Siti, sebelum dia lahir, bapak dan kakeknya sudah menyiapkan sejumlah nama berawalan Siti,

Mulai dari Siti Maemunah, Siti Juleha, sampai Siti Badriah.

Karena bingung mana nama yang dipilih, ayah dan kakeknya berinisiatif membuat kocokan berisi nama-nama tersebut.

Begitu dikeluarkan, ternyata nama Siti Badriah yang muncul.

"Jadi, nama Siti Badriah itu hasil kocokan. Hehehe,” kenang Siti. (*)

Penulis: Hanang Yuwono
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved