Hasil Seleksi Pansel, Inilah Nama-nama Calon Pejabat Eselon II di Pemkot Solo

Adapun untuk calon Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan dan Pembangunan yakni Agung Hendratno, Budi Murtono dan Lilik Joko Saptyanto.

Hasil Seleksi Pansel, Inilah Nama-nama Calon Pejabat Eselon II di Pemkot Solo
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ketua Panitia Seleksi Promosi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Anwar Hamdani 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tim Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama telah merampungkan seleksi untuk mengisi lima jabatan eselon II di lingkup Pemkot Solo.

Pansel kemudian menyerahkan 15 nama tersebut kepada Wali Kota Solo untuk selanjutnya ditetapkan satu nama di masing-masing formasi.

"Pemilihan selanjutnya merupakan hak prerogatif Wali Kota, kami hanya menyerahkan 3 nama, dan Wali Kota yang akan menentukan satu di antara 3 nama tersebut," kata Ketua Pansel Anwar Hamdani, Selasa (12/6/2018).

Baca: Pansel Rampung Seleksi 15 Calon Pejabat Eselon II Pemkot Solo, Hak Prerogratif Ditangan Wali Kota

Anwar merinci, nama yang diusulkan kepada Wali Kota sebagai calon Diskominfo SP yakni Aryo Widyandoko, Kenthis Ratnawati dan Tulus Widayat.

Kemudian calon Kepala Disperum KKP adalah Harjana, Heru Sunardi dan Taufan Basuki Supardi.

Adapun untuk calon Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan dan Pembangunan yakni Agung Hendratno, Budi Murtono dan Lilik Joko Saptyanto.

"Untuk calon Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia yaitu Budi Sartono, Rini Kusumandari dan Tamso," tambah Anwar.

Terakhir, calon Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik adalah Arif Darmawan, Enni Rosana dan Yuhanes Pramono.

Baca: Dimulai di Solo, eks Narapidana Teroris Jajaki Pembentukan Wadah Peningkatan Ekonomi

Menurut Anwar pengumuman nama calon pejabat tersebut menjadi salah satu bentuk transparansi proses seleksi.

Anwar menegaskan keputusan pemilihan ada di tangan Wali Kota sepenuhnya.

"Misalkan yang dipilih ranking 2 atau 3 tidak masalah, tidak harus yang ranking 1,tapi harus tiga nama itu, tidak boleh tiba-tiba muncul nama lain, "jelasnya. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved