PDI-P Sebut Kritikan AHY ke Jokowi Tak Objektif

Ia mengatakan semestinya AHY mengkritik secara obyektif dengan melihat berbagai konteks yang melingkupi berbagai kebijakan Jokowi.

PDI-P Sebut Kritikan AHY ke Jokowi Tak Objektif
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Hasto Kristiyanto. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menilai kritik yang dilayangkan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) terhadap kinerja Presiden Joko Widodo tidak obyektif.

Ia mengatakan semestinya AHY mengkritik secara obyektif dengan melihat berbagai konteks yang melingkupi berbagai kebijakan Jokowi.

"Ketika kita menilai pemerintahan Pak Jokowi juga dibutuhkan kriteria yang obyektif, bagaimana Pak Jokowi menjalankan perintah konstitusi itu."

"Bukan atas dasar kepentingan politiknya," ujar Hasto saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (12/6/2018).

Baca: Singgung Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi, AHY: Apa Kabar Revolusi Mental?

"Sehingga berbagai realitas obyektif terhadap capaian Pak Jokowi seringkali kemudian ditutupi hanya karena agenda politik yang berbeda."

"Ini yang seharusnya kita kedepankan," lanjut Hasto.

Ia menambahkan, Jokowi memimpin Indonesia di tengah berbagai kondisi seperti minimnya ketersediaan infrastruktur untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, masih buruknya tata kelola pemerintahan lantaran banyak yang belum transparan juga harus dihadapi Jokowi.

Hasto mengatakan di era pemerintahan Jokowi, kedua permasalahan tersebut langsung diatasi dan membawa perubahan yang signifikan.

Baca: Bertemu dengan Sandiaga Uno, AHY Bantah Bahas Koalisi Demokrat - Gerindra

Proyek infrastruktur, kata Hasto, kini mulai menunjukan geliatnya.

Ia menambahkan, pemerintahan Jokowi tak pernah lepas dari nilai-nilai Pancasila dalam menelurkan kebijakan.

"Karena itu Pak Jokowi merombak secara keseluruhan," ucap Hasto.

"Kami harapkan cara pandang itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara itu sama."

"Apakah pemerintahan ini membumikan Pancasila, apakah menjalankan perintah konstitusi, harusnya dari parameter-parameter itu yang digunakan (dalam mengkritik)," lanjut Hasto.

AHY sebelumnya menyampaikan orasi pada Sabtu (9/6/2018) lalu.

Orasi berdurasi 40 menit tersebut bertajuk "Mendengar Suara Rakyat".

Baca: MUI Berharap Hari Raya Idulfitri Pererat Silaturahmi dan Hilangkan Kesalahpahaman

Dalam orasinya tersebut, Agus menyampaikan sejumlah hal, termasuk ajakan untuk memelihara persatuan dan kesatuan.

Meski demikian, Agus juga melontarkan beberapa kritik terhadap pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Agus mengkritisi Jokowi yang dinilai belum mampu meningkatkan daya beli masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya, mengontrol masuknya tenaga kerja asing, menjamin tarif listrik yang adil, hingga revolusi mental yang tak terdengar lagi gaungnya. (Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekjen PDI-P Anggap Kritik AHY ke Jokowi Tak Obyektif"

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help