Periode Mudik Lebaran 2018, Kios-K Pertamina Optimal Dimanfaatkan Pemudik

Setidaknya KiosK Pertamax menjadi alternatif bagi pemudik untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) selain di SPBU.

Periode Mudik Lebaran 2018, Kios-K Pertamina Optimal Dimanfaatkan Pemudik
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Pertamina MOR IV memberikan pelayan ekstra untuk ikut serta melancarkan perjalan pemudik Lebaran 2018 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pada periode Ramadan dan Lebaran 2018, Pertamina secara optimal melayani ketersediaan pasokan BBM bagi para pemudik.

Antara lain dengan dibukanya layanan KiosK Pertamax.

Andar Titi Lestari, Unit Manager Communication and CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV mengungkapkan setidaknya KiosK Pertamax menjadi alternatif bagi pemudik untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) selain di SPBU.

“Penjualan BBM di KiosK Pertamax sifatnya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya ke SPBU, karena itu pembeliannya diatur antara 10 hingga 20 liter per kendaraan, untuk meminimalisir antrean,” terangnya kepada wartawan, Rabu (13/6/2018).

Baca: Lancar, Pos Pelayanan Sroyo Karanganyar Tak Dijejali Pemudik

Bahkan dalam tiga hari operasional KiosK Pertamax tercatat telah melayani 17.577 kendaraan untuk pengisian BBM di 25 titik di wilayah Jateng dan DIY.

Dan penjualannya di KiosK Pertamax mencapai 104.943 Liter.

Terhitung sejak tanggal 8 Juni 2018, Pemudik yang melalui ruas Tol Brebes - Weleri dan Tol Solo - Kertosono telah banyak melintasi jalur ini.

Andar menambahkan untuk Jawa Tengah dan DIY, KiosK terdapat di 25 titik.

Baca: Usai Terima Remisi Idulfitri 1439 H, 446 Narapidana Langsung Dinyatakan Bebas

BBM di KiosK dikemas per 10 liter, di mana konsumen dapat membeli isinya dengan harga sesuai harga di SPBU.

"Untuk Pertamax di Jawa Tengah dan Rp 8900 per liter, sementara Pertamina Dex Rp 10.100 per liter,” pungkasnya.

"Selain itu untuk lebih memberikan pelayan optimal kepada para pemudik, dipersiapkan Mobile Dispenser, Portable Tank Operation (PTO), SPBU Kantong, dan Layanan 200 motorist yang berjaga diseluruh SPBU.

"Layanan motorist sudah kami lakukan beberapa hari yang lalu dimana terjadi kemacetan di Km 407, sebanyak 6 unit motorist bergerak untuk melayani pengendara," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help