Tiga Kecamatan Tak Ajukan Permohonan Zakat, Begini Tanggapan Wakil Ketua Baznas Karanganyar

Ia menduga, masyarakat di tiga kecamatan itu sudah bisa memenuhi kebutuhan zakat fitrah di wilayahnya.

Tiga Kecamatan Tak Ajukan Permohonan Zakat, Begini Tanggapan Wakil Ketua Baznas Karanganyar
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Penyerahan beras zakat fitrah dari Baznas oleh Sekda Karanganyar Samsi, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Tiga Kecamatan dari 17 kecamatan di Karanganyar tidak mengajukan permohonan zakat 2018 ke Baznas Kabupaten Karanganyar.

Ketiga Kecamatan itu di antaranya Kecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Jatipuro, dan Kecamatan Jumapolo.

Bahkan, Kecamatan Ngargoyoso diketahui tidak mengajukan permohonan dalam tiga tahun terakhir.

Wakil Ketua Baznas Karanganyar, Iskandar pun menanggapi keadaan tersebut.

Baca: Dukung Rohadi-Ida, Tokoh Katolik Ini Klarifikasi Soal Isu Perda Syariah dan Khilafah di Karanganyar

Ia menduga, masyarakat di tiga kecamatan itu sudah bisa memenuhi kebutuhan zakat fitrah di wilayahnya.

"Ya ini bagus, karena sudah bisa dipenuhi sendiri," katanya.

Sementara itu, Sekda Karanganyar Samsi, meyakini jumlah donatur zakat bertambah untuk tahun 2018.

Hanya saja, Samsi menduga beberapa donatur tidak menyalurkan zakat fitrah melalui Baznas.

Baca: Pengumuman Hasil Ujian Tulis Mandiri UNS untuk Jenjang Diploma, Cek Namamu di Sini!

"Kalau jumlah donatur, saya yakin bertambah."

"Perolehan zakat fitrah Baznas Karanganyar ini masih tertinggi se Jawa Tengah," ucapnya.

Untuk tahun ini, Baznas Kabupaten Karanganyar menyalurkan 20,9 ton beras zakat fitrah, Selasa (12/6/2018).

Beras disalurkan ke masyarakat dari 14 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Jumlah beras yang terkumpul tahun ini menurun dibanding tahun lalu yang mencapai sekitar 24 ton. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help