Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas Pemudik di Solo Landai

Dinas Perhubungan Kota Solo mencatat adanya penurunan volume kendaraan yang masuk ke Kota Solo

Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas Pemudik di Solo Landai
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Suasana lalu lintas di kawasan Gladag, Solo, Rabu (13/6/2018) sore. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ​Dinas Perhubungan Kota Solo mencatat adanya penurunan volume kendaraan yang masuk ke Kota Solo.

“Data sampai di H-2 tercatat total ada 2.666.955 unit yang lewat di Solo, angka tersebut menurun 11,45% atau 300.000-an unit kendaraan dibanding periode sama di tahun lalu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Ari Wibowo, Kamis (14/06/2018).

Rata-rata kendaraan keluar masuk di Solo tercatat 400.000 unit.

Jumlah ini menurun dibanding tahun lalu yang rata-rata per hari bisa mencapai 500.000 unit kendaraan.

“Dari H-7 rata-rata yang masuk Solo hanya 400an ribu, dibandingkan tahun lalu, di H-4 itu sudah 500an ribu,” urai Ari.

Baca: Pengamanan Ekstra, Rutan Solo Minta Bantuan Polisi dan Tentara Amankan Kunjungan Idulfitri

Dari data Dishub, kendaraan paling banyak masuk Solo pada H-6 atau Sabtu dengan jumlah 496 ribu kendaraan.

Setelah itu jumlah kendaraan yang masuk Solo cenderung turun.

Beroperasinya jalan tol hingga gencarnya program pemerintah melakukan mudik gratis diduga penyebabnya.

“Banyak yang lewat tol jadi tidak masuk Solo,” jelasnya.

Baca: Kesedihan Chacha Frederica Berpisah dengan Bulan Ramadan : Sudah Habis Kesempatanku

Menurutnya, kepadatan kendaraan hanya terjadi di pusat-pusat keramaian kota, seperti kawasan Pasar Singosaren, Pasar Gede, Pasar Legi dan lainnya.

Kendaraan tersebut memadati pusat-pusat perbelanjaan guna memenuhi kebutuhan Lebaran.

“Kalau dari pemudik ini itungannya landai, yang ramai di Singosaren, Solo Square itu kan orang belanja,” kata dia.

Baca: Beberapa Kampus di Solo Gelar Salat Id Berjemaah, Ini Lokasinya

Selain beroperasi jalan tol, lebih panjangnya cuti bersama pada Lebaran tahun ini ikut mempengaruhi pergerakan pemudik berkendaraan pribadi.

Waktu keberangkatan pemudik menjadi lebih panjang, sehingga tidak terjadi penumpukkan arus mudik pada hari yang sama. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved