Libur Lebaran 2018 Komsumsi Listrik Diprediksi Menurun

Sehingga prediksi konsumsi listrik diprediksi menurun sekitar 40-50 persen selama libur Lebaran

Libur Lebaran 2018 Komsumsi Listrik Diprediksi Menurun
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi PLN 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Area Surakarta memprediksi terdapat penurunan konsumsi listrik selama libur Lebaran 2018.

"Memang adanya libur lebaran yang panjang menjadi pengaruh akan adanya penurunan konsumsi ini," tutur Manajer PT PLN (Persero) Area Surakarta Mundhakir, kepada wartawan, Kamis (14/6/2018).

Terlebih, lanjutnya, konsumsi listrik Surakarta banyak didominasi dari industri dan perusahaan.

Dari total konsumsi listrik sebesar 680 MW, sekitar 400 MW adalah kontribusi industri besar.

Baca: Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1439 H Jatuh pada Jumat 15 Juni 2018

Di mana industri besar mulai libur, bahkan sekitar 4 hingga 6 hari.

Sehingga prediksi konsumsi listrik diprediksi menurun sekitar 40-50 persen selama libur Lebaran.

"Sehingga penurunan tersebut secara keseluruhan memberi dampak cukup besar pada penurunan total konsumsi listrik di Area Surakarta," imbuhnya.

Sementara untuk melancarkan Lebaran 2018 di Surakarta, telah diupayakan segala antisipasi serta persiapan layanan kelistrikan.

Baca: Piala Dunia 2018 : Rusia vs Arab Saudi, Potensi Duel Alot Terbuka Lebar

"Sebelumnya kami telah menuntaskan perbaikan atau perawatan aliran listrik sebelum libur Lebaran 2018 ini, sehingga siap digunakan saat hari H," terangnya.

Sementara terkait cadangan listrik, Mundhakir memastikan pasokan listrik melimpah.

Untuk malam hari cadangan listrik sekitar 430 MW.

Bahkan, untuk lebih optimal lagi cadangan listrik dapat meningkat menjelang Lebaran nanti. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved