Perkembangan Fintech Terus Bertumbuh

Pengetahuan masyarakat akan fintech atau teknologi finansial terus bertumbuh, bahkan dari awal 2018 hingga saat ini.

Perkembangan Fintech Terus Bertumbuh
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Nonbank, Pasar Modal, dan Edukasi Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta Tito Adji Siswantoro saat memotong tumpeng dalam pembukaan Bank Banten KC Solo 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengetahuan masyarakat akan fintech atau teknologi finansial terus bertumbuh, bahkan dari awal 2018 hingga saat ini.

"Pertumbuhan cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2017," terang Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Nonbank, Pasar Modal, dan Edukasi Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta Tito Adji Siswantoro, Sabtu (7/7/2018).

Pihaknya menyampaikan peningkatan tersebut seiring dengan makin tingginya tingkat pemahaman masyarakat terhadap industri tersebut.

Berdasarkan data dari OJK, lanjut Tito, saat ini jumlah perusahaan terdaftar yang sudah berijin OJK sebanyak 64 perusahaan.

Baca: Alasan Kaesang Pangarep Pilih Usaha Kuliner Olahan Pisang Dibanding Durian

Dan dari jumlah perusahaan tersebut secara nasional, jumlah investor sebanyak 162.373 investor.

Namun, lanjutnya dari perusahaan yang terdaftar tersebut sejauh ini tidak ada yang dari wilayah Soloraya. 

Sedangkan dari sisi pinjaman kenaikannya mencapai 111,23 persen year to date (ytd), yaitu saat ini Rp 5,42 triliun.

Sedangkan dari sisi nasabah atau yang meminjam saat ini jumlahnya mencapai 1.476.782 orang.

"Di dalam fintech mekanisme peminjaman berbeda dengan lembaga keuangan konvesional," ujar dia. 

Namun memang cenderung lebih mudah dibandingkan dengan lembaga keuangan konvensional.

Skema yang ditawarkan oleh industri keuangan tersebut tidak mengenal jarak dan waktu, sifatnya tanpa sekat sehingga merata di seluruh Indonesia.

"Yang pasti untuk manajemen risiko teknologi finansial ini lebih besar, berbeda dengan bank konvensional yang harus bertatapan langsung dengan nasabah," katanya.

Baca: Jokowi Sudah Putuskan Nama Cawapres yang Akan Mendampinginya di Pilpres 2019

Tito menghimbau, bagi perusahaan fintech yang selama ini belum mendaftar ke OJK agar segera mendaftar.

"Terlebih nantinya, perusahaan fintech diwadahi dalam satu asosiasi, gunanya salah satunya mendorong yang belum daftar untuk segera mendaftar," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved