Home »

News

» Jakarta

KPK Ajukan Banding atas Vonis 7 Tahun Fredrich Yunadi

Vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Fredrich juga diwajibkan membayar denda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan

KPK Ajukan Banding atas Vonis 7 Tahun Fredrich Yunadi
KOMPAS.COM/MAULANA MAHARDHIKA
Terdakwa Fredrich Yunadi dihadirkan pada sidang kasus dugaan perintangan penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (3/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menuturkan, pihaknya mengajukan banding atas vonis 7 tahun kepada advokat Fredrich Yunadi.

"KPK telah memutuskan untuk lakukan banding atas vonis pengadilan tipikor untuk terdakwa Fredrich Yunadi"

"Pernyataan banding telah disampaikan oleh jaksa penuntut umum KPK," ujar Febri dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/7/2018).

Dalam vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/6/2018), Fredrich juga diwajibkan membayar denda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan.

Baca: Penembakan Lapas Pekanbaru Diduga Terkait Penangkapan Narapidana Kasus Narkoba

Putusan itu lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK, yaitu 12 tahun penjara dan membayar denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan.

Febri menuturkan, KPK sedang menyusun memori banding sambil menunggu salinan putusan lengkap dari pengadilan.

"Putusan majelis hakim prinsipnya sama dengan uraian analisa JPU"

"Namun kami pandang, hukuman penjara masih di bawah 2/3 dari tuntutan KPK," katanya

Baca: Halalbihalal Perguruan di Gunung Kemukus Ricuh, Polsek Miri Sragen Tangani Kasus Penganiayaan

Dalam pertimbangan majelis hakim, hal yang memberatkan adalah tindakan Fredrich yang tidak mengakui perbuatannya secara langsung dan terus terang.

Kemudian tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help