Home »

Bisnis

» Mikro

Ampyang dan Sambel Pecel, Kuliner Tradisional dari Karanganyar yang Juga Eksis di Mancanegara

Pihaknya menyampaikan, musim haji tahun ini menyediakan sekitar 25 kwintal Sambel Pecel untuk dibawa para jemaah ke tanah suci.

Ampyang dan Sambel Pecel, Kuliner Tradisional dari Karanganyar yang Juga Eksis di Mancanegara
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Produk-produk Ampyang dan Sambel Pecel Khas Jawa. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Siapa sangka, produk kuliner ampyang dan sambel pecel, dua produk kuliner dari Jawa dapat eksis terjual hingga keluar negeri.

Berkat keuletan Danan Alif Faathir, pemilik usaha kuliner Ampyang dan Sambel Pecel Khas Jawa, kini usahanya terus berkembang.

"Istilahnya memang bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) perkembangannya tidak terikat adanya krisis moneter ataupun kurs dollar," katanya kepada TribunSolo.com, Minggu (8/7/2018).

Namun, lanjutnya, lebih kepada inovasi dan promosi.

Baca: Dukungannya untuk Jokowi Tuai Komentar Pro dan Kontra, TGB Ingatkan Lagi soal Tabayyun

Untuk itu pihaknya terus mengembangkan pasarnya, dengan menyasar potensi-potensi yang ada.

Satu di antaranya bekerjasama sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, yakni terkait penyediaan makanan untuk jamaah Haji 2018 yang berangkat dari Asrama Haji Donohudan.

Pihaknya menyampaikan, musim haji tahun ini menyediakan sekitar 25 kwintal Sambel Pecel untuk dibawa para jemaah ke tanah suci.

"Kerjasama ini sudah berlangsung dari empat tahun lalu, dan jumlahnya terus meningkat," katanya.

Baca: Musibah Banjir dan Tanah Longsor di Jepang Tewaskan 88 Orang, Lebih dari 50 Orang Masih Hilang

Di musim haji tahun lalu saja hanya menyediakan 15 kwintal, kuliner yang berbahan dasar dari kacang tanah, cabai, gula merah, daun jeruk nipis (atau buahnya), buah asam, dan garam ini.

Halaman
12
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help