Din Syamsuddin Komentari Penggunaan Istilah 'Kecebong' dan 'Kampret' dalam Perpolitikan Indonesia

"Mohon maaf itu tidak sesuai dengan akhlak Islam. Siapapun itu, kubu yang manapun," ujar Din

Din Syamsuddin Komentari Penggunaan Istilah 'Kecebong' dan 'Kampret' dalam Perpolitikan Indonesia
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban (UKP DKAAP), Din Syamsuddin, meminta masyarakat untuk menghentikan penggunaan istilah 'kampret' dan 'kecebong' dalam perpolitikan.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu menilai penggunaan istilah binatang dan dilabelkan kepada manusia merupakan penghinaan terhadap Sang Pencipta.

"Mereka (manusia) ciptaan Tuhan, jangan dikasih label binatang."

"Mohon maaf itu tidak sesuai dengan akhlak Islam."

"Siapapun itu, kubu yang manapun," ujar Din di kantornya, Jalan Brawijaya VIII Noomor 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

Din menambahkan, manusia adalah mahluk ciptaan tuhan yang sangat dimuliakan kedudukannya.

Baca: Dirinya Diduetkan dengan Jokowi Jadi Jokhot, Hotman Paris: Bukan Aku yang GR

Sangat tidak elok jika nama-nama yang memiliki arti khusus, lantas dicemarkan dengan memakai istilah binatang.

Apalagi, penggunaan ini hanya untuk kepentingan politik sesaat.

Terkait dengan pemakaian identitas dalam berpolitik, Din tidak mempermasalahkan.

Namun, politik identitas ini tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan ujaran kebencian dan menyakini sesama manusia.

Baca: Nikah April 2018, Artis Cantik Ini Sudah Hamil 8 Bulan dan Pamerkan Foto Maternity

"Tapi jangan saling menyakiti, saling mengina satu dan yang lain."

"Kalau ujaran kebencian perlu dicegah dan tidak boleh berlanjut," tutur Din, dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Sebelumnya diberitakan, dalam kajian Tauhid di Masjid Istiqlal, pendakwah Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym, meminta masyarakat untuk tidak memanggil orang dengan gelar yang buruk yaitu 'kecebong' dan 'kampret'. (Ilham Rian Pratama)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Din Syamsuddin: Penggunaan Istilah 'Kecebong' dan 'Kampret' Tidak Sesuai dengan Akhlak Islam

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help