Dinas Perdagangan Solo Minta PKL Shelter Manahan Segera Bongkar Lapak

Pihaknya saat ini tengah berkonsentrasi pada shelter di sebelah barat dan utara stadion Manahan.

Dinas Perdagangan Solo Minta PKL Shelter Manahan Segera Bongkar Lapak
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Satu dari puluhan PKL melakukan pembongkaran lapaknya di shelter PKL Manahan, Solo, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Perdagangan Solo meminta puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Shelter Manahan untuk segera membongkar lapak dagangan mereka.

Sebab, para PKL dianggap melanggar batas pedestrian jalan.

"Banyak pedagang yang menggunakan atap tambahan, kemudian melanggar batas pedestrian," kata Kabid PKL Dinas Perdagangan Solo, Didik Anggono, Selasa (10/6/2018) siang.

"Karenanya, kita minta untuk dibongkar," katanya menegaskan.

Baca: Polresta Solo Dalami Kasus Suporter Bawa Senjata Tajam hingga Sabu-Sabu

Pedagang diminta secara sukarela membongkar sendiri lapak tambahan yang tidak sesuai aturan tersebut.

Pihaknya saat ini tengah berkonsentrasi pada shelter di sebelah barat dan utara stadion Manahan.

"Lebih cepat lebih baik (pembongkarannya)," kata dia.

"Kita sudah sosialisasikan, kita minta untuk dibongkar," katanya.

Baca: Kata Pimpinan Fraksi PKS DPRD Solo Soal Wacana Duet Anis-Aher di Pilres 2019

Nanti seusai pembongkaran, Dinas Perdagangan akan lakukan pengecatan garis batas.

Selain itu pihaknya akan mempertegas posisi pedagang maupun pengguna pedestrian pejalan kaki.

Pembongkaran tidak akan dilakukan di bagian depan shelter PKL namun mencakup bagian belakang shelter.

Selain itu gang antar-shelter yang juga kerap digunakan untuk berdagang, juga diminta untuk dibongkar.

Pembongkaran tersebut nantinya akan dilanjutkan dengan pembuatan jalan bagi pejalan kaki. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help