Home »

Solo

Kebijakan Zonasi Sekolah di Solo Jadi Kritikan Sejumlah Masyarakat Luar Daerah

Pihak pemkot Solo menyatakan aturan tersebut telah melalui kajian yang matang oleh Pemkot dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo

Kebijakan Zonasi Sekolah di Solo Jadi Kritikan Sejumlah Masyarakat Luar Daerah
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Petugas SMP N 3 Surakarta saat melayani orang tua murid yang tengah pendaftaran siswa baru, Solo, Senin (9/7/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah orang tua murid mengkritik kebijakan sekolah negeri di Solo.

Dirinya mengaku meskipun beberapa SMP Negeri di Solo kekurangan siswa namun saat berada di lokasi nyatanya masih ada peraturan untuk mendahulukan siswa dengan Kartu Keluarga (KK) dari Kota Solo.

"Bilangnya kurang siswa tapi kenapa setelah sampai sini di SMP N 3 diseleksi lagi yang KK Solo," kata salah satu orang tua murid asal Wonorejo, Karanganyar, Ika kepada Tribunsolom.com Senin (9/7/2018) siang.

"Saya juga belum daftar di tempat lain, SKHUN asli, KK asli, akta kelahiran asli semua di tempat saya mendaftar," katanya.

Baca: KPU Karanganyar : Bacaleg 2019 Wajib Sertakan Surat Keterangan Terdaftar Pemilih dari KPU Asal

Sedangkan menurutnya pengumuman penerimaan siswa dari SMP N 3 Surakarta adalah tanggal 14 Juli 2018.

"Pengumumannya tanggal 14 Juli, otomatis kalau saya cari sekolah lain kan tidak bisa misalnya yang swasta, karena swasta kan tanggal 14 Juli juga penutupannya," ujarnya.

Seperti diketahui, pihak pemkot Solo mengatakan masalah jarak zonasi tersebut tidak perlu diatur ulang.

Pihak pemkot Solo menyatakan hal tersebut telah melalui kajian yang matang oleh Pemkot dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Ditambahkannya, zonasi sekolah dihitung dari jarak kantor kelurahan.

Baca: FX Hadi Rudyatmo Akan Beraudiensi dengan BPOM Jateng di Balai Kota Solo

SMP N 3 Surakarta sendiri menurut data Minggu, (8/7/2018) memiliki kuota sebanyak 232 siswa namun baru terseleksi 110 siswa.

Sedangkan di SMPN 10 Surakarta, dari kuota 149 siswa, sudah terseleksi 107 siswa.

Di di SMPN 26 Surakarta, baru terseleksi 32 siswa dari kuota 169 siswa. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help