TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018 di Serengan, Solo, Digelar hingga 8 Agustus 2018

Dari kegiatan tersebut, kata dia, TMMD bakal menyasar pembangunan fisik dan nonfisik di wiayah terpilih.

TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018 di Serengan, Solo, Digelar hingga 8 Agustus 2018
TRIBUNSOLO.COM/CRYSNHA
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menyerahkan sekop kepada Linmas sebagai simbolisasi pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Serengan, di halaman SMP N 22 Solo, Selasa (10/7/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2018 di Kota Solol, Jateng, dimulai pada Selasa (10/7/2018).

Kali ini, gotong rotong TNI, Polri, dan warga untuk memajukan pembangunan fisik dan nonfisik itu  digelar di Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Solo.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, dan  Komandan Kodim (Dandim) 0735/Solo, Letkol Inf Ali Akhwan, hadir dalam upacara pembukaan di halaman SMP N 22 Solo pagi itu.

Dandim mengatakan, progran TMMD digelar hingga 8 Agustus 2018.

Bersama Dandim 0735/Solo, Letkol Inf Ali Akhwan (kanan), Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (kiri) menunjukkan berita acara TMMD Sengkuyung Tahap II Serengan, di halaman SMP N 22 Solo, Selasa (10/7/2018) pagi.
Bersama Dandim 0735/Solo, Letkol Inf Ali Akhwan (kanan), Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (kiri) menunjukkan berita acara TMMD Sengkuyung Tahap II Serengan, di halaman SMP N 22 Solo, Selasa (10/7/2018) pagi. (TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA)

Baca: Dianggap Seperti Anak Sendiri, Nia Ramadhani Sebut Mertuanya Kadang Lebih Baik daripada Suami

"TMMD Sengkuyung tahap II di Kelurahan Serengan diadakan di RT01 RT02 RW VII dan RT03 RW VIII," ungkapnya.

Dari kegiatan tersebut, kata dia, TMMD bakal menyasar pembangunan fisik dan nonfisik di wiayah terpilih.

Untuk pembangunan fisik, TMMD menyasar pada pelebaran jembatan, perbaikan saluran, dan normalisasi saluran air.

Sementara, pembangunan nonfisik di antaranya seperti bela negara dan peningkatan wawasan kebangsaan hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Baca: Persis Solo Raih Poin Tandang Pertama di Kandang Persik Kendal

Pihaknya mengerahkan tenaga inti berjumlah 33 orang dan tenaga pendukung 110 orang terdiri dari berbagai instansi.

Anggaran sebesar Rp 322 juta juga disiapkan untuk mendukung operasional TMMD selama sebulan.

Jumlah tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah Rp 162 juta, APBD Kota Solo Rp 150 juta, dan swadaya masyarakat Rp 10 juta

Rudy mengaku mendukung program gotong royong TNI, Polri, dan masyarakat tersebut.

Baca: DPP Pasoepati Masih Kumpulkan Informasi Terkait Dugaan Kerusuhan Suporter Persis Solo di Semarang

Sejalan dengan amanat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang ia bacakan, pihaknya menganggap program tersebut perlu ditingkatkan.

"Karena untuk memajukan masyatakatnya juga harus disertai dengan pembangunan fisik dan nonfisik agar masyarakat semakin menjadi baik," kata dia. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help