Belum Diadili, Zumi Zola Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Lagi

KPK menduga Zumi meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Asisten Daerah III Jambi agar mencari uang suap untuk anggota DPRD.

Belum Diadili, Zumi Zola Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Lagi
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Tersangka kasus dugaan suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Jambi tahun 2018 Zumi Zola mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (9/4/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola, sebagai tersangka.

Padahal, untuk kasus dugaan korupsi sebelumnya, Zumi belum diadili.

Zumi bersama beberapa pejabat disangka ikut menyuap sejumlah anggota DPRD Jambi.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, Selasa (10/7/2018) malam, mengatakan, perkara yang menjerat Zumi ini adalah pengembangan dari operasi tangkap tangan KPK terhadap sejumlah pejabat Jambi pada November 2017 lalu.

Baca: KPK Konfirmasi Istri Zumi Zola Terkait Dugaan Penerimaan Gratifikasi

"Mencermati fakta sidang, keterangan saksi dan barang bukti, ZZ selaku Gubernur Jambi diduga mengetahui dan menyetujui terkait uang ketok palu pada anggota DPRD," ujar Basaria dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Selasa (10/7/2018) malam.

Menurut Basaria yang dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com, Zumi diduga mengetahui dan menyetujui pemberian suap yang disebut uang ketok kepada sejumlah anggota DPRD.

Uang itu terkait persetujuan DPRD terhadap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Jambi tahun anggaran 2017-2018.

KPK menduga Zumi meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Asisten Daerah III Jambi agar mencari uang untuk anggota DPRD.

Baca: Diduga Miliki Hubungan dengan Gubernur Aceh, Mantan Model Cantik Steffy Burase Dicekal KPK

Zumi juga memerintahkan agar bawahannya mengumpulkan dana dari perangkat daerah dan pihak lain.

Total uang yang diserahkan kepada anggota DPRD sebesar Rp 3,4 miliar.

"Uang itu ditujukan agar anggota DPRD mau hadir pada rapat pengesahan R-APBD 2018," kata Basaria.

Zumi disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1. (Kompas.com/Abba Gabrillin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Untuk Kedua Kalinya, KPK Tetapkan Zumi Zola sebagai Tersangka

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help