Cerita Tetangga Tentang WNA Belanda yang Tewas di Kamar Kos di Nusukan Solo

Menurutnya, WNA yang ia sapa dengan panggilan Pak Amad itu sosok yang baik dan semringah

Cerita Tetangga Tentang WNA Belanda yang Tewas di Kamar Kos di Nusukan Solo
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Jenazah WNA Belanda dibawa ke RSUD Dr Moewardi dari kos Rumah Cantik, di Bonorejo RT02 RW15 Nusukan, Banjarsari, Solo, Selasa (10/7/2018) sore. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Yanto (48), warga Bonorejo RT02 RW15 Nusukan, Banjarsari, Solo, berkisah tentang masa hidup tetangganya, Everhard William Johan Westernberg (76), yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda.

Menurutnya, WNA yang ia sapa dengan panggilan Pak Amad itu sosok yang baik dan semringah.

Diberitakan sebelumnya, Everhard ditemukan tak bernyawa di kamar kos 1A pada Selasa (10/7/2018) sekira pukul 14.00 WIB.

Warga dan penghuni kos Rumah Cantik yang dihuni Everhard pun geger atas kejadian tersebut.

Baca: Kepala Dinas PUPR Karanganyar Minta Kenaikkan Upah Tenaga Harian Lepas ke Pemkab

Yanto, yang mendiami runah tak jauh dari kos Rumah Cantik, tak menyangka teman bicaranya itu meninggal dunia di kamar kos.

"Terakhir bertemu kemarin Senin (9/7/2018) malam, menikmati kopi bersama di warung kampung sekitar " ujarnya kepada TribunSolo.com.

Diakuinya, Everhard merupakan pria yang gemar menimati kopi dan merokok.

Bahkan, lanjutnya, lima bungkus rokok habis dalam sehari.

Baca: Garuda Indonesia Solo: Pemberangkatan Jemaah Haji dari Donohudan Terbesar Secara Nasional

"Sering diingatkan warga agar tak banyak (menikmati) kopi, tak banyak merokok, tapi susah," keluh dia.

Halaman
12
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved