Kepala SMAN Mojogedang Sebut Pihak Kelurahan Sebenarnya Tahu Kondisi Siswa ber-SKTM Keluarga Mampu

Dalam prosesnya, anggota tim sempat dikejutkan lantaran kondisi perekonomian mereka ternyata terbilang mampu.

Kepala SMAN Mojogedang Sebut Pihak Kelurahan Sebenarnya Tahu Kondisi Siswa ber-SKTM Keluarga Mampu
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Kepala Sekolah SMAN Mojogedang Purwadi (berbatik, kacamata) saat ditemui awak media di SMAN Mojogedang, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - SMAN Mojogedang menurunkan tim survei PPDB 2018 untuk melaksanakan verifikasi faktual Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) calon siswa sesaat setelah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menegur Kepala Sekolah, Purwadi, Selasa (10/7/2018).

Tim survei beranggotakan guru, pegawai sekolah, dan beberapa siswa SMAN Mojogedang, dibantu personil Polsek Mojogedang untuk menyisir satu per satu rumah calon siswa ber-SKTM.

Mereka bertugas mengecek kebenaran SKTM 252 calon siswa.

Dalam prosesnya, anggota tim sempat dikejutkan lantaran kondisi perekonomian mereka ternyata terbilang mampu.

Kemenpora Buka Seleksi Nasional Wirausaha Muda Berprestasi hingga Agustus 2018, Berminat?

"Kami menemukan ada orang tua calon siswa aktif sebagai PNS, ada yang mengaku sudah pensiun."

"Kita pun menjelaskan aturan SKTM ini kepada mereka," kata Purwadi kepada awak media saat ditemui di SMAN Mojogedang, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018).

Ditambah lagi, tim survei menilai kondisi rumah beberapa calon siswa dalam keadaan bagus.

Bahkan, mereka sempat melihat mobil terparkir di halaman rumah calon siswa.

Namun, saat dikonfirmasi, orang tua calon siswa mengelak untuk mengakuinya.

Kota Solo Segera Miliki UPT BPOM

Halaman
12
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved