Kepala SMAN Mojogedang Sebut Pihak Kelurahan Sebenarnya Tahu Kondisi Siswa ber-SKTM Keluarga Mampu

Dalam prosesnya, anggota tim sempat dikejutkan lantaran kondisi perekonomian mereka ternyata terbilang mampu.

Kepala SMAN Mojogedang Sebut Pihak Kelurahan Sebenarnya Tahu Kondisi Siswa ber-SKTM Keluarga Mampu
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Kepala Sekolah SMAN Mojogedang Purwadi (berbatik, kacamata) saat ditemui awak media di SMAN Mojogedang, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018). 

"Ada orangtua yang mengaku rumah tersebut bukan milik mereka, mobil juga milik saudara," terang Purwadi.

Purwadi mengaku tidak mau terjebak pada alasan klise tersebut.

Mereka tegas menilai keluarga calon siswa dianggap mampu dan SKTM calon siswa bersangkutan dikategorikan tidak layak.

Total, SMAN Mojogedang menemukan 32 SKTM bermasalah berdasarkan hasil survei tim mereka.

Mantan Manajer Persis Solo Ajukan PK Usai Divonis Tiga Tahun Penjara

Menurut Purwadi, pihak Kelurahan saat ditemui sebenarnya sudah mengetahui kondisi orangtua siswa yang mengajukan SKTM.

Namun, di sisi lain, Lurah juga menaruh rasa sungkan dalam menanggapi permohonan orangtua siswa.

Lurah tentunya tidak ingin jika anak orangtua bersangkutan gagal masuk SMA hanya karena tidak memperoleh SKTM.

"Saya mengira orangtua selama ini mempersepsikan SKTM ini sebagai syarat masuk ke SMAN Mojogedang, padahal sebenarnya tidak," kata Purwadi.

Karena itulah, menurut Purwadi banyak orang tua siswa memasukkan SKTM ke berkas pendaftaran anak mereka. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved