Hanya 4 Tahun, Program JKN-KIS Mengkaver 80 Persen dari Total Penduduk Indonesia

Menurut Budi, jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, Indonesia paling cepat pertubuhannya

Hanya 4 Tahun, Program JKN-KIS Mengkaver 80 Persen dari Total Penduduk Indonesia
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
BPJS Kesehatan 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia terbilang amat pesat.

Hal tersebut dikatakan oleh Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan, Budi M Arief

Menurut Budi, jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial, Indonesia paling cepat pertubuhannya.

"Sebagai pembanding negara yang menjalankan program jaminan sosial sejak lama seperti Jerman, sekitar 120 tahun, baru mengcover 85 persen populasi penduduk," katanya kepada Tribunsolo.com, Rabu (11/7/2018).

Satgas TMMD Kodim 0728/Wonogiri Komsos dengan Kades Sukoharjo

Kemudian ada juga Austria yang menjalankan selama 79 tahun, dan meng-cover 99 persen.

Sementara Jepang memerlukan waktu 36 tahun dan Belgia membutuhkan 118 tahun untuk mencakup 100 persen populasi penduduk.

"Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia, jika melihat jumlah kepesertaannya yang telah melampaui 198, 8 juta," katanya.

Dan dilaksanakan melalui pendekatan single payer institution.

Bantu Diagnosis Penyakit Autoimun, Prodia Hadirkan Fasilitas Khusus

Dan jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita Universal Health Coverage (UHC) alias Cakupan Kesehatan Semesta, sehingga nantinya seluruh penduduk Indonesia akan terlindungi oleh Jaminan JKN-KIS yang berkualitas dan berkesinambungan.

Oleh karenanya, pelayanan terus optimal dilakukan.

Pihaknya menyebut, hal tersebut merupakan bentuk pengabdian pada negeri, dan untuk mengabdi pada negeri tidak boleh surut.

"Pelayanan prima harus tetap jadi yang utama," tutup Budi. (*) 

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved