TMMD Kodim 0728/Wonogiri Lakukan Jambanisasi di Desa Sukoharjo, Ini Alasannya

Letkol Heri menjelaskan, masyarakat di kawasan tersebut selama ini menjadikan hutan sebagai tempat untuk buang hajat.

TMMD Kodim 0728/Wonogiri Lakukan Jambanisasi di Desa Sukoharjo, Ini Alasannya
DOKUMENTASI KODIM WONOGIRI
Tim Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa Ke-102 Wilayah Kodim 0728/Wonogiri, melakukan jambanisasi untuk masyarakat Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Rabu (11/7/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI -Tim Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-102 di Wilayah Kodim 0728/Wonogiri, membangun jamban untuk masyarakat Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

Jambanisasi dilakukan pada  Rabu (11/7/2018) siang.

Komandan Satgas TMMD Reguler tahap-II Ke-102 yang juga Dandim 0728, Letkol Inf M Heri Amrulloh SSos MH,  mengatakan alasan jambanisasi dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki jamban sehat.

Melalui pembangunan ini, masyarakat diharapkan bersedia merubah kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan.

Ke SMA Pradita Dirgantara Boyolali, Panglima TNI Ingin Siswa Wujudkan Mimpi Bung Karno dan Habibie

"Harapannya lalu menjadi bertaraf hidup sehat, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki fasilitas untuk BAB," ujarnya.

Letkol Heri menjelaskan, masyarakat di kawasan tersebut selama ini menjadikan hutan sebagai tempat untuk buang hajat.

Menurutnya hal itu berbahaya, menyebabkan lingkungan tidak sehat dan bedampak terhadap lingkungan sekitar.

Selain jambanisasi, tim juga melakukan sejumlah pembangunan dalam kegiatan TMMD.

Via Vallen Menjerit-jerit Tatkala Nonton Langsung Laga Inggris vs Kroasia di Rusia

Seperti cor jalan, rehabilitasi PAUD, pembangunan talud jalan, hingga rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RLTH).

"Hal ini merupakan kepedulian TNI kepada masyarakat, khusunya masyarakat di Desa Sukoharjo, dalam Kemanunggalan antara TNI dan rakyat," ujarnya.

Seorang warga Dusun Dadapan Desa Sukoharjo, Slamet Hartoyo, menuturkan, jambanisasi itu berupa pembuatan setictank dengan ukuran panjang 2 meter dan lebar 3 meter, kedalaman 2 meter menggunakan bis beton diameter 1,2 meter.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah peduli dan membantu warga dalam membantu pembuatan jamban.

Nadine Chandrawinata Unggah Foto Bukti Gaun Pengantinnya Pernah Dipakai Ibunda 37 Tahun Lalu

“Terima kasih atas kepedulian TNI Kodim 0728/Wonogiri," kata dia.

"Pembangunan jambanisasi ini sudah lama kami idamkan, akhirnya sekarang bisa terealisasi,” tuturnya. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help