BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah

BMKG Jawa Tengah Stasiun Meteorologi Cilacap mengeluarkan edaran yang berisi peringatan dini gelombang

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah
SERAMBI/BUDI FATRIA
Ilustrasi - Gelombang besar melewati tanggul pemecah ombak di Gampong Jawa, Banda Aceh, Selasa (24/5/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rika Apriyanti

TRIBUNSOLO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah Stasiun Meteorologi Cilacap mengeluarkan edaran yang berisi peringatan dini gelombang tinggi.

Edaran bernomor surat ME.301/PD/11/CLP/VII/BMKG-2018 tersebut dibagikan BMKG Jateng melalui unggahan terbarunya di akun sosial media Twitter, Sabtu (14/7/2018). 

Peringatan tersebut belaku mulai tanggal 14 Juli 2018 pukul 07.00 WIB hingga 15 Juli 2018 pukul 07.00 WIB.

Dalam edaran tersebut, tinggi gelombang 2,5-4,0 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta.

Kahiyang Ayu Unggah Foto Hasil Pemotretan Maternity, Caption yang Ia Tulis Jadi Sorotan Netter

Sedangkan tinggi gelombang 4,0- 6,0 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta.

BMKG Jateng pun meminta hal tersebut diperhatikan terutama untuk keselamatan pelayaran.

Untuk perahu nelayan, BMKG Jateng meminta untuk waspadai angin dengan kecepatan di atas 15 knot dan ketinggian gelombang di atas 1,25 meter.

Sedangkan untuk kapal Tongkang, nelayan diminta waspada terhadap angin dengan kecepatan lebih dari 16 knot dan ketinggian golombang lebih dari 1,5 meter.

Untuk Kapal Fery, diminta untuk waspada saat kecepatan angin lebih dari 21 knot dan ketinggian gelombang lebih dari 2,5 meter.

Penerimaan CPNS 2018, BKN Tegaskan Tes SKD dan SKB Melalui Seleksi CAT BKN

Sedangkan untuk kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo dan Kapal Pesiar waspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot serta ketinggian gelombang lebih dari 4,0 meter.

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga berpeluang terjadi di laut jawa dan selatan kalimantan.(*)

Penulis: rika apriyanti
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help