Kepolisian Prancis Kerahkan 110 Ribu Personel untuk Amankan Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2018

Pemerintah Prancis telah mengerahkan 110 ribu personel kepolisian untuk mengamankan berbagai lokasi yang menggelar nonton bareng

Kepolisian Prancis Kerahkan 110 Ribu Personel untuk Amankan Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2018
FIFA.com
Piala Dunia 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rika Apriyanti

TRIBUNSOLO.COM - Piala Dunia 2018 akan segera berakhir dengan menyisakan dua pertandingan lagi.

Hari ini, Sabtu (14/7/2018) pertandingan perebutan posisi juara ketiga antara Inggris dan Belgia akan digelar.

Sedangkan pertandingan antara Prancis vs Kroasia di final Piala Dunia 2018 akan digelar pada Minggu (15/8/2018).

Jelang pertandingan final, pemerintah Prancis telah mengerahkan 110 ribu personel kepolisian untuk mengamankan berbagai lokasi yang menggelar nonton bareng.

VIDEO NEWS - Kemeriahan Festival Seni Tradisional Jawa Tengah 2018 di TBJT Solo

Dilansir TribunSolo.com dari Newsweek, kepala kepolisian Paris Michel Delpuech menyampaikan bahwa di Paris saja ada 12.000 polisi, 1.600 tentara, dan 3.000 petugas SAR disiapkan.

Selain itu, diperkirakan tak kurang dari 90.000 orang akan berada di sekitar Menara Eiffel untuk menyaksikan final Piala Dunia lewat layar raksasa.

"Kami tidak pernah mengalami keramaian semacam ini sebelumnya," kata Menteri Dalam Negeri Perancis Gerard Collomb.

Tidak hanya momen final piala dunia, pada hari ini Prancis juga memperingati peristiwa penting yaitu Hari Bastille.

Stevianne Agnecya Buka Suara, Ini Alasan Dirinya Hapus Semua Foto Suami di Instagram

Hari Bastille, peringatan awal Revolusi Perancis diwarnai parade militer digelar pada Sabtu (14/7/2018).

Berbarengannya perhelatan Hari Bastille dan final Piala Dunia ini membuat upaya pengamanan di negeri yang masih dalam kondisi siaga satu usai serangkaian serangan teror itu semakin rumit.

"Semua langkah sudah dilakukan sehingga warga Perancis bisa merayakan keramaian ini dengan perasaan aman, meski ancaman teroris tetap ada," tambah Collomb.

Kementerian Dalam Negeri Perancis juga telah menerbitkan perintah tegas ajang nonton bareng bisa digelar selama titik-titik masuknya warga diawasi dengan ketat. (*)

Penulis: rika apriyanti
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved