Bupati Temanggung Terpilih Diperiksa KPK, KPU Tetap Lakukan Pleno Penetapan Pasangan

Calon bupati terpilih Muhammad Al Khadziq ikut diamankan KPK terkait kasus yang menjerat istrinya Eni Maulani Saragih, Jumat (13/7/2018) lalu

Bupati Temanggung Terpilih Diperiksa KPK, KPU Tetap Lakukan Pleno Penetapan Pasangan
Kompas.com/Ika Fitriana
Depan rumah M. Al Khadziq, di Dusun Greges Desa Greges Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (14/7/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, TEMANGGUNG - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Temanggung, Jawa Tengah, tetap akan melakukan pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih sesuai jadwal yang ditentukan.

KPU tidak terpengaruh meskipun bupati terpilih Muhammad Al-Khadziq sedang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus yang diduga menjerat istrinya, Eni Maulani Saragih.

"Kami tetap akan melakukan penetapan sesuai jadwal yang ditentukan karena itu tugas kami"

"Penetapan tanpa dihadiri calon bupati terpilih juga tidak masalah secara undang-undang," kata Ketua KPU Temanggung Sudjatmiko di kantornya, Senin (16/7/2018).

Make Up Freckles Lagi Ngetren, Sejumlah Artis Tanah Air Juga Berdandan Freckles Seperti Tasya

Sudjatmiko menyatakan, tugas dan kewenangan KPU hanya sampai pada pleno penetapan paslon bupati dan wakil bupati yang mendapat suara terbanyak pada Pilkada 27 Juni 2018 lalu.

Sedangkan persoalan hukum yang menimpa calon bupati terpilih adalah kewenangan KPK, termasuk pelantikannya juga sudah bukan ranah KPU, melainkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Tugas KPU sampai pada penetapan, (tahapan) selanjutkan sudah domain Kemendagri"

"Kalau soal hukum juga kami serahkan KPK, kami hormati proses hukum, kami yakin KPK profesional," ungkap Sudjatmiko.

Dugaan KDRT di Tipes, Solo, Istri Sabet Kepala Suami dengan Pisau

Pihaknya tidak mau berandai-andai apapun terkait status hukum bupati terpilih Al-Khadziq.

Sudjatmiko memastikan seluruh tahapan Pilkada serentak di Kabupaten Temanggung berjalan sesuai aturan.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help