Perwakilan Astra Motor Jateng Ikuti Kompetisi Safety Riding Nasional di Pekanbaru

Dalam kompetisi ini, diuji kemampuan 81 instruktur safety riding Honda perwakilan Main Dealer dari Aceh hingga Papua dalam berbagai jenis kategori

Perwakilan Astra Motor Jateng Ikuti Kompetisi Safety Riding Nasional di Pekanbaru
Astra Honda Motor
Safety Riding 

TRIBUNSOLO.COM - Enam orang perwakilan dari Main Dealer Astra Motor Jateng sedang mengikuti kompetisi Astra Honda Safety Riding Instructors Competition nasional yang diselenggarakan di Pekanbaru pada tanggal 17-19 Juli 2018.

Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AH-SRIC) merupakan kompetisi rutin tahunan yang sudah diadakan selama 12 tahun berturut-turut sebagai komitmen PT. Astra Honda Motor dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara di jalan raya.

Dalam kompetisi ini, diuji kemampuan 81 instruktur safety riding Honda perwakilan Main Dealer dari Aceh hingga Papua dalam berbagai jenis kategori.

Pada tahun ini, Main Dealer Astra Motor Jateng akan mengikuti enam kategori yaitu perlombaan instruktur kelas big bike, instruktur kelas sport, instruktur group, advisor dealer, advisor komunitas kelas sport, serta advisor komunitas kelas skutik.

BPC PHRI Solo: Sinergi Pelaku Pariwisata Diperlukan untuk Tumbuhkan Okupansi Hotel

Sebelum menjadi perwakilan Main Dealer untuk mengikuti kompetisi nasional AH-SRIC, Astra Motor Jateng melakukan berbagai seleksi ketat seperti seleksi Safety Riding untuk komunitas yang dilakukan pada 6 Mei yang lalu.

Menjelang kompetisi, para peserta melakukan latihan rutin di halaman depan Main Dealer Astra Motor Jateng dan di halaman gudang Astra Motor Jateng yang berada di daerah Gatot Subroto, Semarang.

Kemampuan yang dilatih selama persiapan adalah narrow plank, slalom course, dan pengereman.

Dalam kompetisi ini akan menguji kemampuan peserta untuk menjaga keseimbangan di atas narrow plank dengan kecepatan sepelan mungkin dengan mempertahankan postur berkendara. 

Fahri Hamzah Tuding KPK Sudah Menjelma Menjadi Lembaga Politik

Kemudian ada uji slalom course, dimana keterampilan berkendara diuji secara akurat dan cepat di lintasan yang dirancang khusus dan terakhir adalah uji kemampuan pengereman dimana peserta harus bisa menghentikan laju sepeda motornya dari kecepatan yang sudah ditentukan tanpa membuat roda terkunci.

Oke Desiyanto, Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng menjelaskan bahwa selama masa pra kompetisi, dirinya mengajak para peserta untuk menerapkan konsep latihan yang mirip dengan situasi pertandingan untuk melatih bagaimana cara mencari atau menjaga mood berkendara saat di dalam kompetisi.

Selain berlatih kemampuan, mereka juga diberi pelatihan teori dan motivasi juga oleh Oke Desiyanto.

Besok, Bupati Juliyatmono Hadiri Acara Pamitan Haji Kabupaten Karanganyar

“Dalam sebuah kompetisi, menang atau kalah itu bukan selayaknya jadi fokus peserta"

"Jadi ayo kita anggap kompetisi ini sebagai kalibrasi kemampuan kita dengan peserta lain dari berbagai Main Dealer untuk memperluas wawasan"

"Dan yang terpenting yaitu kita dapat menjadi instruktur safety riding yang bisa dicontoh oleh masyarakat,” ujar Oke.

Sebagai komitmen untuk terus menyebarkan virus keselamatan berkendara pada masyarakat yang berada di Jawa Tengah, sepanjang tahun 2018, tim safety riding Astra Motor Jateng dengan jumlah instruktur sebanyak 4 orang telah mengedukasi lebih dari 15.000 orang dalam 111 event bertajuk Safety Riding dan #Cari_Aman. (*)

Penulis: Putradi Pamungkas
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help