Wisata Berbasis Kampung Mulai Tumbuh di Solo

"Demikian juga dengan keragaman kuliner yang menjadi tujuan wisata, juga mulai tumbuh," katanya kepada wartawan, Rabu (25/7/2018).

Wisata Berbasis Kampung Mulai Tumbuh di Solo
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Suasana Kampung Kreatif Joyoraharjan Solo yang Potensial menjadi daya tarik Wisata 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Variasi wisata berbasis kampung atau community base on tourism mulai tumbuh di Surakarta.

Hal tersebut dikatakan oleh Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Soloraya, Pri Siswanto.

"Demikian juga dengan keragaman kuliner yang menjadi tujuan wisata, juga mulai tumbuh," katanya kepada wartawan, Rabu (25/7/2018).

Dan hal tersebut, lanjutnya ternyata cukup efisien mendatangkan inbond wisatawan ke Surakarta.

Anggia Ungkap Hal yang Mengesankan saat Menjabat sebagai Putri Solo 2017

Untuk terus mengembangkan hal tersebut, pihaknya berujar perlu sinergi baik antara pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Menurut dia, pemerintah daerah harus punya platform yang sama dalam pengembangan destinasi wisata," katanya.

Suasana Kampung Kreatif Joyoraharjan Solo yang Potensial menjadi daya tarik Wisata
Suasana Kampung Kreatif Joyoraharjan Solo yang Potensial menjadi daya tarik Wisata (TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI)

Selain itu juga, dalam pengelola objek wisata, perlunya peningkatan standart dalam pelayanan kepada wisatawan.

Sementara bagi travel agent akan lebih baik apabila potensi tersebut dibarengi dengan paket wisata yang inovatif.

Sehingga potensi wisata tersebut terus berkembang.

Juga, lanjutnya menghasilkan multiplyer effect yang luas.

Kemenag Gandeng UNS Solo untuk Uji Makanan Halal

Sementara itu, pendiri sekaligus pimpinan portal pariwisata triponyou.com Aditya mengatakan, mencari ketenangan di alam terbuka kini menjadi urutan pertama bagi anak muda dalam berwisata atau traveling.

Di alam terbuka, anak muda ataupun wisatawan juga senang berpetualang dalam menghabiskan waktu liburan.

"Pasar inilah yang perlu ditangkap, terlebih Surakarta memiliki potensi daerah yang visa dikembangkan menjadi wisata berbasis kampung," katanya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help