7 Polisi Papua yang Ditembaki KKB Mendapat Kenaikan Pangkat

Sebelumnya, ada 9 polisi yang saat itu mengamankan pilkada serentak di Distrik Torere, Kabupaten Puncak jaya

7 Polisi Papua yang Ditembaki KKB Mendapat Kenaikan Pangkat
KOMPAS.com/istimewa
Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar saat memasangkan pangkat baru kepada seorang personel Polres Puncak Jaya 

TRIBUNSOLO.COM, TIMIKA - Sebanyak 7 personel Polda Papua, mendapat kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) karena telah berhasil mengamankan pilkada serentak di Papua pada 27 Juni lalu.

Upacara pemberian KPLB yang dipimpin Kapolda Polda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar digelar di halaman Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu (1/8/2018).

Sebelumnya, ada 9 polisi yang saat itu mengamankan pilkada serentak di Distrik Torere, Kabupaten Puncak jaya.

Namun, dalam perjalanan balik menggunakan dua kapal cepat melalui jalur sungai untuk mengantar logistik pilkada ke KPU setempat, mereka dihadang dan ditembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Dalam penghadangan itu, dua personel tewas, yaitu Ipda Jesayas H Nusi dan Brigpol Sinton Kabarek, keduanya anggota Polres Puncak Jaya. Selain itu, insiden itu juga menewaskan Kepala Distrik Torere, Obaja Froaro.

Jabatan Sekda Solo Masih Kosong, Wakil Wali Kota Ambil Alih Urusan Administrasi

Sedangkan 7 personel lainnya, yakni Bripka Maks Anjonderin, Brigpol Steven Auparay, Bripda Daniel Tambunan, Bripda Firmansah, Brigpol Yusuf Toding, Brigpol Mulyadi dan Briptu Petrus Imbiri berhasil lolos dari hadangan tersebut.

"Dalam kegiatan pengamanan pilkada telah mengakibatkan 2 anggota kita meninggal, yaitu Iptu Luar Biasa Anumerta Jesajas H Nussy dan Bripka RO Kabarek SH"

"Dan, kita telah menganugerahkan berupa kenaikan pangkat luar biasa," kata Boy dalam arahannya.

Menurut Boy, KPLB tidak diberikan secara tiba-tiba atau serta merta, namun melalui proses administrasi dan penilaian pimpinan Polri atas perjuangan, pengabdian dan dedikasi tinggi.

Marahnya Sule di Ini TalkShow Ramai Diperbincangkan, Shandy Aulia Akhirnya Klarifikasi

"Yang telah saudara tunjukkan selama dalam bertugas yang dianggap melampaui panggilan tugasnya serta semangat berkorban," kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Boy juga mengingatkan kepada seluruh personel Polda Papua untuk tetap bekerja profesional dan displin dalam menjalankan tugas.

Disiplin sebagai anggota Polri, menurut Boy, adalah sebuah kewajiban karena Polri mempunyai kode etik tersendiri. (Kompas.com/Irsul Panca Aditra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Polisi Papua yang Ditembaki KKB Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help