Peringati HUT RI, Desa Girimulyo, Karanganyar, Bakal Kibarkan Merah Putih 100 Meter di Gunung Cilik

Kirab agung itu akan diawali dengan kegiatan jamasan bendera pusaka atau pencucian bendera di balai desa Girimulyo, Minggu (5/8/2018).

Peringati HUT RI, Desa Girimulyo, Karanganyar, Bakal Kibarkan Merah Putih 100 Meter di Gunung Cilik
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Taman Saraswati, Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Warga Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, akan melaksanakan kirab agung pusaka Mereh Putih dalam rangka menyambut HUT ke-73 RI.

Kirab agung itu akan diawali dengan kegiatan jamasan bendera pusaka atau pencucian bendera di balai desa Girimulyo, Minggu (5/8/2018).

"Bendera diambil dari Rumah Dinas Bupati menuju Balai Desa Girimulyo, dicuci oleh tokoh lintas agama dengan 7 mata air dari sumber berbeda di Desa Girimulyo," kata Suparno dalam jumpa pers, Rabu (1/8/2018).

Setelah jamasan, warga akan melaksanakan kirab agung bendera pusaka, Minggu (12/8/2018), pukul 07.00 WIB.

Fahri Hamzah Nilai Anis Matta Punya Modal Kuat Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Kirab agung dimulai dari Taman Saraswati, Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso dan berakhir di Gunung Cilik, Kecamatan Ngargoyoso.

Suparno mengatakan, kirab agung ini bakal meriah karena sejumlah pelaku seni di Desa Girumulyo akan menampilkan atraksi seni dan budaya.

Beberapa di antaranya adalah Reog, Macan Gadungan, Sabuk Janur, Jaran Gedrug, dan Sabdo Palon Noyo Genggong.

Nuansa Indonesia tempo dulu akan terasa dalam kirab agung bendera pusaka ini.

Buya Syafii Maarif Ditunjuk sebagai Anggota Dewan Etik MK Gantikan Gus Solah

Para pamong atau pejabat yang terlibat dalam kirab agung bakal mengenakan seragam TNI semasa kemerdekaan dahulu.

Lalu, masyarakat akan kompak mengenakan pakaian adat jawa.

Di sepanjang jalan menuju Gunung Cilik, para ibu akan membagikan bermacam makanan dari umbi-umbian seperti yang pernah dilakukan semasa perjuangan dahulu.

Bendera pusaka yang akan dikibarkan mempunyai lebar 2,5 meter dan panjang 100 meter.

Jokowi Mengaku Belum Berani Gendong Cucu Perempuannya

"Kita ingin membangun jiwa nasionalisme di kalangan remaja dan memberikan kesan-kesan sejarah dalam acara ini," kata Suparno.

Setelah kirab dilaksanakan, masyarakat desa akan menanam bendera dengan ukuran berbeda di Gunung Cilik mengikuti tanggal kemerdekaan 17, 8, dan 1945 bendera.

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved