Valentino Rossi Beberkan Alasannya Pilih Mesin dengan 'Power' Rendah di Yamaha

Valentino Rossi memulai karier di kelas premier (500cc) bersama Honda dan meraih tiga gelar juara dunia.

Valentino Rossi Beberkan Alasannya Pilih Mesin dengan 'Power' Rendah di Yamaha
Twitter/YamahaMotoGP
Valentino Rossi 

TRIBUNSOLO.COM - Pembalap asal Italia, Valentino Rossi, bisa dibilang menjadi sosok di balik kebangkitan Yamaha di era MotoGP.

Valentino Rossi memulai karier di kelas premier (500cc) bersama Honda dan meraih tiga gelar juara dunia.

Pada 2004, Valentino Rossi memilih mencari pengalaman baru dengan bergabung bersama Yamaha.

Padahal saat itu Yamaha sudah tidak memenangkan gelar juara dunia sejak tahun 1992, dimana Wayne Rainey menjadi pembalap Yamaha terakhir yang menjadi juara dunia.

Potret Rumah Tangga Adik Irwansyah, Hafiz Fatur Bersama Tasha Said yang Kini Tampil Syari

Valentino Rossi memiliki peran dalam pengembangan motor Yamaha M1 hingga menjelma menjadi motor yang kompetitif.

Mantan petinggi Yamaha, Masao Furusawa, bahkan sempat heran perihal motor yang diminta Valentino Rossi pada 2004.

"Saya masih ingat pertama kali tes Yamaha M1 tahun 2004. Saya heran kenapa anda (Rossi) lebih memilih mesin yang tenaganya paling rendah," kata Masao Furusawa kepada Rossi pada tahun 2010.

Ternyata, pada tahun 2004, Rossi diberikan lima pilihan mesin untuk dites.

5 Daftar Film Horor Indonesia yang Tayang di Bulan Agustus 2018, Berani Nonton?

Namun, pembalap berjuluk The Doctor itu lebih memilih mesin yang memiliki power yang rendah.

"Saya butuh keseimbangan."

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help