BPR Harus Bisa Optimalkan Media Sosial Sebagai Sarana Pemasaran

Menurut rilis yang diterima TribunSolo.com, pihaknya mengharapkan agar pimpinan BPR tidak alergi terhadap media sosial.

BPR Harus Bisa Optimalkan Media Sosial Sebagai Sarana Pemasaran
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
(Kedua dari kanan) Direktur Amalia Consulting, Suharno, saat memberikan sertifikat workshop kepada peserta. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lingkungan dan perilaku konsumen telah berubah akibat adanya perkembangan teknologi informasi khususnya internet.

Namun sayang belum banyak lembaga keuangan, khususnya Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang memanfaatkan internet dan media sosial sebagai sarana pemasaran.

Seperti produk tabungan, deposito, maupun pengucuran kredit.

"Berdasarkan data terbaru pengguna internet di Indonesia sekitar 130 juta sedangkan jumlah hp sekitar 460 juta," kata Direktur Amalia Consulting, Suharno, Kamis (2/8/2018) siang.

Jembatan Baru Tirtonadi Mulai Dioperasionalkan, Kondisinya Minim Penerangan dan Berdebu

"Artinya setengah dari penduduk Indonesia mengakes internet dan setiap orang memiliki lebih dari 2 ponsel, namun sayangnya belum semua pelaku usaha, khususnya BPR memanfaatkan internet dan media sosial untuk sarana promosi," katanya.

Hal tersebut dikatakannya juga saat menjadi narasumber workshop Pelayanan dan Pemasaran Sepenuh Hati Berbasis Kearifan Lokal dan Spiritual yang diselenggarakan PD BPR demak, di Sambi Resort, Kaliurang, Yogyakarta.

Direktur Kepatuhan PD BPR BKK Demak, Topo mengatakan workshop diikuti 74 peserta dari jajaran direksi, pejabat eksekutif dan karyawan PD BPR BKK Demak.

Menurut rilis yang diterima TribunSolo.com, pihaknya mengharapkan agar pimpinan BPR tidak alergi terhadap media sosial.

Jokowi Jalan Kaki Ditemani Anies Baswedan saat Tinjau Pedestrian di Koridor Jalan Sudirman, Jakarta

"Ada kekhawatiran bila karyawan akses media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, tidak produktif, hanya akan Facebookan saja," katanya.

"Hal itu wajar, maka karyawan harus dibekali pengetahuan dan ketrampilan serta etika memanfaatkan media sosial," ujarnya.

Sehingga media sosial bisa menjadi sarana ampuh dan produktif untuk meningkat jumlah nasabah yang berkualitas.

Direktur Utama PD BPR BKK Demak, Sunoto, berharap kepada para peserta agar mampu menyusun strategi pemasaran digital dan bijak menggunakan media sosial untuk menunjang kinerja (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help