VIDEO - Ratusan Anggota IMFI Gelar Aksi Damai di DPRD Solo

Dalam aturan pada PerDir BPJS No 5 Tahun 2018, pasien hanya diperbolehkan untuk melakukan rehabilitasi medik dua kali sepekan.

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Ratusan anggota Ikatan Mahasiswa Fisioterapi Indonesia (IMFI) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Surakarta, Jumat (3/8/2018) siang.

Aksi damai ini diikuti total peserta 120 peserta yang berasal dari berbagai Universitas antara lain Akademi Fisioterapi Widya Husada Semarang, Universitas Aisyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Stikes Aisyah Surakarta, Poltekkes Surakarta, dan Stikes Nasional Surakarta

Dalam aksi unjuk rasa ini, mahasiswa menolak PerDir BPJS No 05 tahun 2018 tentang penjaminan Pelayanan Rehabilitasi Medik dalam program Jaminan Kesehatan dan surat edaran BPJS No 0010 tahun 2014 kerena dianggap merugikan pasien.

Mereka membawa berbagai poster dan banner bertuliskan BPJS Defisit, Rakyat Menjerit, Mudahkan Akses Rakyat, Kembalikan Hak Kami #Fisioterapi hingga Rakyat Butuh Fisiorerapi.

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 Digelar di Karanganyar

Selain itu, mahasiswa juga menuntut DPRD mendesak BPJS untuk mengembalikan standar pelayanan fisioterapi sesuai Permenkes No 65 Tahun 2015 tentang standar Pelayanan Fisioterapi.

Dalam aturan pada PerDir BPJS No 5 Tahun 2018, pasien hanya diperbolehkan untuk melakukan rehabilitasi medik dua kali sepekan.

Dalam aksi tersebut, tampak Ketua Fraksi PDI-P DPRD Surakarta, YF Sukasno, menemui para mahasiswa.

Simak videonya di atas! (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved