20 Penyedia Layanan Keuangan Ditemukan Tak Berizin, OJK Solo: Masyarakat Perlu Hati-hati

Atas hal tersebut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo tetap mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan investasi.

20 Penyedia Layanan Keuangan Ditemukan Tak Berizin, OJK Solo: Masyarakat Perlu Hati-hati
KONTAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Walaupun belum ada laporan keberadaan penyedia layanan keuangan yang tak berizin di Solo, namun adanya temuan 20 penyedia layanan keuangan yang tak berizin harus tetap diwaspadai.

Atas hal tersebut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo tetap mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan investasi. 

"Sebagai upaya untuk melakukan perlindungan masyarakat," kata Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo kepada wartawan, Kamis (2/8/2018).

Meski saat ini belum terindikasi melakukan operasi di Solo, namun pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati.

Sodorkan Data Pemilih Pilgub DKI, Wapres JK Anggap Politik Identitas di Indonesia Tak Parah

Pasalnya, modus investasi bodong yang selama ini marak terjadi adalah selalu menawarkan keuntungan tinggi dan tidak masuk akal. 

Termasuk penyebarannya, karena saat ini sudah ada akses internet, sehingga operasi yang mereka lakukan menjadi tak mengenal batas wilayah. 

Laksono berujar, namun saat ini pun di masyarakat Solo sama sekali belum ada laporan terkait dampak investasi bodong ini.

Sementara, akibat maraknya kasus investasi bermasalah itu, ia menyebut total kerugian yang tercatat selama lima tahun terakhir ini mencapai sekitar Rp 1,5 triliun secara nasional.

"Adanya hal tersebut, pun kami gencar melakukan sosialisasi ke pelosok-pelosok, demi literasi keuangan masyarakat akan meningkat, dan masyarakat dapat cerdas memanfaatkan produk keuangan yang tepat serta aman juga legal, di bawah pengawasan OJK," tutupnya. (*) 

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help