Gempa Bumi Guncang Lombok

Gempa Lombok, BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami, Ini Alasannya

Dalam wawancara dengan Kompas TV, Rahmat Triyono mengungkapkan peringatan tsunami telah berakhir.

Gempa Lombok, BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami, Ini Alasannya
Kompas.com
Ilustrasi gempa. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menyatakan peringatan tsunami telah berakhir pada Minggu (5/8/2018) malam, sehubungan terjadinya gempa di wilayah Lombok bermagnitudo 7.

Dalam wawancara dengan Kompas TV, Rahmat Triyono mengungkapkan peringatan tsunami telah berakhir.

"Ini karena tsunami hanya setinggi 13 cm dan ini tiak signifikan, sehingga warning tsunami berakhir," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Minggu malam.

Sebelumnya diberitakan TribunSolo.com, BMKG menyatakan gempa Lombok memunculkan potensi tsunami terjadi di pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur bagian Utara dengan status Waspada.

Polres Sragen Tangkap Dua Residivis Pembobol ATM Antar Kota

BPBD telah memerintahkan masyarakat untuk menjauh dari pantai.

Gempa dirasakan di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Bali hingga Jawa Timur bagian Timur. Guncangan sangat keras dirasakan di Kota Mataram.

Masyarakat berhamburan keluar rumah. Masyarakat berlalu lalang di jalan dengn kondisi gelap karena listrik padam. (Kompas.com/EditorBambang Priyo Jatmiko)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gempa Lombok, BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved