Laga Persika Karanganyar vs PSISa Salatiga Batal Digelar Karena Kostum Kiper

MCM saat itu sempat membahas warna seragam kiper PSISa Salatiga yang terlihat hampir menyerupai warna seragam pemain PSISa lainnya

Laga Persika Karanganyar vs PSISa Salatiga Batal Digelar Karena Kostum Kiper
TribunSolo.com/Efrem Limsan Siregar
Skuat Persika Karanganyar di Piala Soeratin U17 2018. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Laga lanjutan Piala Soeratin U17 2018 antara Persika Karanganyar melawan PSISa Salatiga di Stadion Perjuangan 45, Karanganyar, Jawa Tengah, batal digelar, Minggu (5/8/2018).

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com di lapangan, laga dibatalkan lantaran PSISa Salatiga disebut tidak melaksanakan kesepakatan dalam Match Coordination Meeting (MCM) yang digelar sehari sebelum laga di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Sabtu (4/8/2018) malam.

Menurut panitia pelaksana (panpel) pertandingan, Suparman, MCM saat itu sempat membahas warna seragam kiper PSISa Salatiga yang terlihat hampir menyerupai warna seragam pemain PSISa lainnya.

Gempa Lombok Terasa hingga ke Bali, Puluhan Karyawan Tribun Bali Berhamburan

"Di MCM, semua regulasi sudah dibuat."

"Pemimpin pertandingan pun menyampaikan, jersey kiper (PSISa Salatiga) dan pemain hampir sama," kata Suparman saat ditemui TribunSolo.com di Stadion Perjuangan 45, Minggu (5/8/2018).

PSISa Salatiga saat itu, katanya, menyanggupi untuk mengganti seragam kiper dengan warna merah begaris biru.

Namun, saat laga akan dimulai, seragam kiper PSISa Salatiga, sebut Suparman, terlihat berwarna biru donker tanpa ada warna merah.

Gempa Lombok, Warga Lombok Barat Mengungsi ke Wilayah Gunung Sari

Karena itu, ofisial Persika Karanganyar menyampaikan keberatan kepada pemimpin pertandingan.

"Wasit juga menilai hal tersebut memang tidak diperbolehkan," kata Suparman.

Halaman
12
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help