Marcus/Kevin Gagal pada Kejuaraan Dunia 2018, Susy Susanti: Saatnya Mereka Memperbaiki Diri

Pasangan berjulukan Minions itu kalah dua gim langsung dengan skor 19-21, 18-21 saat bentrok di Nanjing Olympic Sports Centre, Nanjing, China

Marcus/Kevin Gagal pada Kejuaraan Dunia 2018, Susy Susanti: Saatnya Mereka Memperbaiki Diri
KOMPAS.COM/ANDREAS LUKAS
Susy Susanti menjawab pertanyaan wartawan di sela simulasi Piala Sudirman yang berlangsung di Hall Pelatnas, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (13/5/2017). 

TRIBUNSOLO.COM - Kegagalan pasangan ganda putra nasional, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, meraih gelar pada Kejuaraan Dunia 2018 turut disesali Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Kabid Binpres PP PBSI) Susy Susanti.

Menurut Susy Susanti, hasil perempat finalis pada Kejuaraan Dunia 2018 menjadi momentum yang tepat bagi Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk melakukan evaluasi secara mendalam.

"Lawan-lawan sudah mempelajari permainan cepat mereka, saatnya Marcus/Kevin memperbaiki diri, tidak boleh lengah dan cepat puas," ucap Susy yang dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

"Marcus/Kevin harus fokus mengatur irama permainan mereka sejak awal dan berusaha agar pola mereka tidak mudah terbaca lawan," kata Susy lagi.

Misi meraih titel kampiun pada Kejuaraan Dunia 2018 milik Marcus/Kevin kandas setelah dikalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) pada babak perempat final.

Pasangan berjulukan Minions itu kalah dua gim langsung dengan skor 19-21, 18-21 saat bentrok di Nanjing Olympic Sports Centre, Nanjing, China, Jumat (3/5/2018).

Padahal, sebelum bertolak ke China, PP PBSI membidik satu gelar juara dunia dan salah satu yang mendapat beban untuk meraih titel itu ialah Marcus/Kevin.

Indonesia pada akhirnya hanya bisa meraih satu medali perunggu melalui pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Hasil ini menjadi yang paling buruk dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2015, Indonesia meraih satu gelar juara dunia melalui pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Setahun kemudian, pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses meraih medali emas Olimpiade Rio yang dianggap setara dengan kejuaraan dunia.

Tontowi/Liliyana kembali mengharumkan nama bangsa setelah meraih titel kampiun dunia pada tahun lalu.

Tahun ini, pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu memilih absen dari Kejuaraan Dunia 2018 demi fokus ke Asian Games 2018.

Sepanjang karier mereka, Owi/Butet belum pernah meraih medali emas Asian Games. (Diya Farida Purnawangsuni)

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul "Susy Susanti: Saatnya Marcus/Kevin Memperbaiki Diri"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help