Semester 1 Tahun 2018, Tercatat 173 Masyarakat Mengadu Layanan Jasa Keuangna ke OJK Solo

Dan dari total aduan yang dikeluhkan masyarakat terhadap layanan jasa keuangan itu, lebih banyak didominasi dari sektor perbankan

Semester 1 Tahun 2018, Tercatat 173 Masyarakat Mengadu Layanan Jasa Keuangna ke OJK Solo
TRIBUNTIMUR.COM
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ratusan aduan masyarakat terkait layanan jasa keuangan selama semester 1 tahun 2018 tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo.

Tepatnya total aduan terbukukan sejak Januari hingga Juli 2018.

"Total terdapat 173 masyarakat yang mengadu ke OJK Solo terkait layanan jasa keuangan," ujar Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo, kepada wartawan, Sabtu (4/8/2018).

Dan dari total aduan yang dikeluhkan masyarakat terhadap layanan jasa keuangan itu, lebih banyak didominasi dari sektor perbankan. 

Pajang Foto Tatapan Cinta Tasya Kamila, Ketua MPR Zulkifli Hasan Tulis Doa Haru untuk Pengantin Baru

"Sejak Januari-Juli kemarin, total aduan yang masuk tercatat mencapai sekitar 173 laporan," kata Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo kepada wartawan,  Sabtu (4/8).

Dari total aduan yang masuk itu, 140 di antaranya didominasi terkait sektor jasa keuangan perbankan.

Sedangkan asuransi sebanyak 14 laporan, finance 12 laporan, dan lain-lain berjumlah 7 laporan. 

"Aduan yang masuk memang lebih didominasi dari sektor perbankan, hal tersebut dikarenakan, selama ini masyarakat banyak yang memanfaatkan layanan tersebut jika dibanding produk jasa keuangan lainnya," terang dia. 

Sekjen PDI-P Tegaskan Pernyataan Jokowi di Forum Temu Relawan Bukan Ajakan Adu Fisik

Laporan terhadap perbankan, antara lain soal permintaan penghapusan bunga karena usaha nasabah yang bersangkutan bangkrut, kasus lelang dan sebagainya. 

Meski demikian, pihaknya mengaku sudah mencoba untuk melakukan fasilitasi dari setiap aduan tersebut.

Untuk kemudian ditindak lanjuti dengan lembaga yang bersangkutan.

Bahkan hingga saat ini, dari total aduan yang masuk itu, tercatat yang dianggap sudah selesai (OJK tembusan) sebanyak 87 laporan, selesai (bukan kewenangan OJK) 5 laporan, dalam proses identifikasi 6 laporan, dan selesai berkat upaya fasilitasi OJK sebanyak 75 laporan. (*) 

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help