Bank Indonesia Solo Sebut Penerapan GPN di Indonesia Pupuk Rasa Nasionalisme, Ini Alasannya

Dan dalam penerapannya nanti, data nasabah diklaim semakin terlindungi karena pemrosesan transaksi dilakukan di dalam negeri.

Bank Indonesia Solo Sebut Penerapan GPN di Indonesia Pupuk Rasa Nasionalisme, Ini Alasannya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi kartu debit berlogo GPN dari Bank Mandiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo menyebutkan adanya penerapan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) merupakan wujud dari rasa nasionalisme serta kedaulatan bangsa.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA)  Kantor Perwakilan (KPw) BI Surakarta Bhakti Artanta.

"Pasalnya, dalam penerapan GPN, yakni tepatnya dengan kartu kredit GPN, setiap transaksi domestik tak lagi harus diproses di luar negeri, seperti yang selama ini yang terjadi bila bertransaksi dengan kartu debit berlogo visa dan mastercard," katanya kepada wartawan, Minggu (5/8/2018).

Artinya tak perlu lagi pengeluaran biaya switching yang besar ke perusahaan prinsipal asing untuk memproses pengalihan transaksi dari rekening nasabah ke rekening merchant.

Jumlah Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Lombok Bertambah Jadi 91 Orang

Dan dalam penerapannya nanti, data nasabah diklaim semakin terlindungi karena pemrosesan transaksi  dilakukan di dalam negeri.

Hal tersebutlah yang akan lebih memupuk rasa nasionalisme masyarakat.

Dan tentunya pelaksanaan GPN ini juga memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Selain itu pihaknya menjelaskan GPN merupakan sistem yang mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional.

Sehingga, GPN juga menjadikan industri perbankan tanah air menjadi lebih efisien

"Meski demikian, penggunaan kartu GPN ini masih berlaku untuk transaksi domestik yang dilakukan di dalam negeri," katanya.

Diduga Jadi Korban Praktik Dukun, Wanita Ini Ditemukan Setelah 15 Tahun Disembunyikan di Bebatuan

Bhakti juga menambahkan, hingga akhir tahun BI memasang target 30 dari total komitmen bank dalam mendistribusikan kartu debit berlogo GPN.

Dalam upayanya mendorong hal tersebut, BI telah melakukan akselerasi dalam distribusi kartu berlogo nasional melalui kampanye nasional GPN pada kegiatan penukaran kartu. (*) 

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help