Home »

Bisnis

» Mikro

Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM 'Go Online' pada 2019

Semacam diberikan bimbingan yang diberikan, namun tidak sebatas pada pelatihan tetapi juga ada bimbingan teknis di lapangan.

Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM 'Go Online' pada 2019
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kegiatan pelatihan UMKM Go Online di Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menargetkan 8 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah menerapkan go online pada tahun 2019.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surakarta, Nur Haryani, mengatakan dari sekitar 3 ribu UMKM yang ada di Solo, sudah lebih dari 50 persen yang menerapkan digitalisasi dalam hal pemasaran.

"Harapannya yang belum segera menyusul, sehingga target 8 juta UMKM terlampaui di 2019 nanti," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (5/8/2018) di Solo.

Maka dari itu untuk merealisasikannya harus ada pendampingan dari pemerintah.

Warga Penghuni Lahan HP 105 Jebres Tengah Solo Siap Pasang Badan Hentikan Penggusuran

Semacam diberikan bimbingan yang diberikan, namun tidak sebatas pada pelatihan tetapi juga ada bimbingan teknis di lapangan.

"Sehingga peningkatan omzet, pengembangan variasi produk, atau juga sudah ekspor," kata Nur Haryani.

Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya berharap pemerintah daerah mempersiapkan diri dari sisi sarana dan prasarana.

Misalnya untuk memastikan kelancaran internet.

Harga Daging Ayam Ras di Pasar Tradisional Solo Berangsur Turun

Asisten Deputi Pemasaran Kemenkop dan UKM RI, Herustiati, berujar sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, targetnya 8 juta UMKM bisa beralih ke era pemasaran secara daring.

"Kalau saat ini realisasinya baru 4 juta UMKM yang sudah melakukan pemasaran secara online," katanya.

Ia berharap di era milenial seperti saat ini UMKM bisa secara bertahap memanfaatkan fasilitas digital.

Ia mengatakan berawal dari telepon seluler pintar, para pelaku UMKM bisa memanfaatkan aplikasi WhatsApp dan media sosial lain seperti twitter dan facebook yang memiliki pengikut untuk memasarkan produk mereka.

Warga Penghuni Lahan HP 105 Jebres Tengah Solo Siap Pasang Badan Hentikan Penggusuran

Selain itu ada juga kerjasama dengan e-marketplace, antara lain Shopee, Bukalapak, Belanja.com, dan Blibli.com.

Langkah itu untuk membuka akses bagi UKM, untuk memperluas penetrasi pasar baik domestik maupun internasional.

Selain menargetkan jumlah UMKM yang go online, dikatakannya, pemerintah juga menargetkan transaksi sebesar 130 miliar dolar AS pada tahun 2019 melalui bisnis berbasis aplikasi tersebut. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help